Iklan

Saldo Uang 200 Juta di Bank? Awas Dimakan Rayap!!

Pemerintah baru saja mengeluarkan Perppu Nomer 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan; yang memungkinkan institusi perpajakan mengklarifikasi data rekening nasabah pemilik rekening. Namun tidak semua rekening menjadi incaran Ditjen Pajak, melainkan hanya yang bersaldo minimal Rp200 juta ke atas.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dari 200 juta jumlah rekening di Indonesia, hanya  2,3 juta rekening yang memiliki saldo minimal Rp 200 juta atau hanya sekitar 1,14% dari total rekening yang ada di Indonesia.

Kewenangan Ditjen Pajak memantau nasabah kakap pun hanyalah untuk memastikan bahwa semua isi rekening tersebut diperoleh dari hasil yang telah dipotong pajak sesuai ketentuan perpajakan Indonesia. Karenanya Menteri Keuangan menghimbau agar masyarakat tidak perlu kuatir yang berlebihan. Apalagi saldo batas ini kemudian diralat menjadi Rp1 milliar yang menyasar sekitar 496.000 rekening.

Nah, keberadaan sejumlah besar rekening bersaldo ratusan juta bahkan miliaran merupakan fenomena tersendiri.  Data Lembaga Penjamin Simpanan menunjukkan telah ada 64.555 rekening bersaldo di atas Rp 5 milyar per Januari 2014 dengan total tabungan mencapai Rp1.529 trilyun! Wow…

Ngomong-ngomong soal saldo, besar di bank bisa jadi disebabkan karena masyarakat Indonesia masih tergolong masyarakat menabung. Akibatnya bila ada dana menganggur, biasanya disimpan di bank dengan harapan dapat berkembang.

Nah, jika kamu adalah pemilik rekening bersaldo besar tersebut, jangan lupa bahwa tabungan besar di bank terancam oleh rayap tak terlihat yang bernama inflasi. Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa inflasi adalah rata-rata kenaikan harga barang dan jasa selama setahun. Dari sisi lain, kenaikan harga ini mencerminkan penurunan nilai uang.

Dalam 10 tahun terakhir inflasi Indonesia rata-rata 6% per tahun. Artinya, nilai uang kita sebetulnya mengalami penurunan nilai 6% per tahunnya dalam 10 tahun terakhir.

Tapi kan saya menabung di bank, dapat bunga. Jadi nilai uang saya naik dong…?

Yess, benar sekali. Tabungan memberikan bunga. Supaya uang dapat dikatakan berkembang, kenaikannya paling tidak harus lebih besar dari inflasi. Jadi bunga tabungan minimal 6% per tahun.

Akan tetapi bunga tabungan tidaklah sebesar itu. Sebagai contoh data bunga tabungan dari salah satu bank BUMN per Juni 2017 adalah berikut:

  • 0 s/d < Rp. 500.000 : 0 %
  • Rp 500.000 – Rp 5.000.000 : 1 %
  • > Rp 5.000.000 – Rp 50.000.000 : 1 %
  • > Rp 50.000.000 – Rp 100.000.000 : 1.25 %
  • > Rp 100.000.000 – Rp 1.000.000.000 : 1.50 %
  • > Rp 1.000.000.000 : 2.25 %

Dari data di atas terlihat bahwa duit di bank sampai saldo milyaran pun belum tentu mendapatkan bunga yang menyamai inflasi. Dan perlu dicatat juga bahwa bunga bank yang diperoleh, masih dipotong pajak 25! Slogan rajin menabung pangkal kaya jelas tidak tepat lagi.

Lalu bagaimana supaya uang bisa berkembang melebihi inflasi?

Tidak ada jalan lain. Anda harus mulai belajar berinvestasi dengan berbagai pilihan investasi legal yang baik agar uang berpotensi meningkat. Dengan memilih investasi yang tepat ditunjang kemauan belajar, Anda dapat membiakkan uang yang telah ada dan menghasilkan aset yang lebih besar.

Dalam hal ini, fungsi bank adalah sebagai tempat menyimpan dana darurat atau uang hasil investasi / bisnis yang selanjutnya akan ditanamkan lagi dalam investasi lainnya atau digunakan untuk keperluan jangka pendek lainnya.

Sikapi uang dengan benar, selamat berinvestasi!

 

Iklan

Kamu Umur 20an? Ikuti Saran Finansial Ini untuk Kesuksesanmu

youth-serviceUmur 20-an adalah usia yang menentukan bagi kehidupan seseorang. Di usia tersebut kedewasaan sudah mulai terbentuk dengan baik, pilihan-pilihan hidup juga sudah bisa diambil dengan rasional. [Read more…]

Rekomendasi Saham Terbaik untuk Tahun 2017

bursa_indonesiaPara investor saham dan reksadana di Indonesia boleh berlega hati dan optimis menatap cerahnya dunia investasi. Tahun 2016 ditutup dengan posisi IHSG di level  5.302,7, atau meningkat 15,45 persen dibandingkan posisi penutupan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menjadikan pertumbuhan IHSG merupakan yang terbaik ke-5 di dunia dan merupakan yang terbaik ke-2 se- Asia Pasifik. [Read more…]

5 Tahun Ke Depan, Kamu Tidak Akan Sanggup Beli Rumah!

Real estate investment concept. House and money.

Bila kamu termasuk generasi yang lahir di era 1981 – 1994, atau generasi millennial dan mendapatkan penghasilan gaji semata, mimpi memiliki rumah di Jakarta bisa jadi tinggal impian. Gaji naik 10% per tahun pun takkan menolong. Kok bisa? [Read more…]

Kisah Sopir Taksi dan Satpam Berinvestasi Saham

taxi-investor-sahamBanyak orang beranggapan bahwa investasi saham hanyalah diperuntukkan bagi mereka yang kaya. Tentu saja pemikiran ini sangatlahketinggalan zaman. Bagi Aab Abdullah, si mantan sopir taksi di Jakarta, berinvestasi saham adalah sumber penghasilan yang kini telah membuahkan tabungan ratusan juta dan sebuah mobil yang dijalankannya sebagai taksi berbasis aplikasi. [Read more…]

Pemerintah Terbitkan Sukuk Tabungan, Pilihan Investasi Alternatif Sesuai Prinsip Syariah

Sukuk Tabungan_001_2016Masyarakat Indonesia memiliki tambahan pilihan investasi berbasis syariah yaitu Sukuk Tabungan, ST-001 yang mulai ditawarkan secara umum sejak tanggal 22 Agustus ini. Sukuk tabungan menawarkan imbal hasil tetap sebesar 6,9% per tahun yang dijamin penuh oleh pemerintah. Return ini secara rata-rata lebih tinggi dari imbal hasil wajar yang ditawarkan oleh produk investsi deposito. [Read more…]

Menyiapkan Rencana Pendidikan: Tabungan Pendidikan, Asuransi Pendidikan, atau Reksa Dana?

asuransi_pendidikan_terbaikSelama ini, salah satu instrumen yang sering digunakan dalam mempersiapkan rencana pendidikan anak adalah melalui asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan. Tahukah anda, bahwa persiapan rencana pendidikan anak juga dapat dilakukan melalui investasi reksa dana? [Read more…]

Perbedaan Cara Si Kaya dan Si Miskin Memperlakukan Uang

tabungan-rencana-pendidikan-asuransiMengapa orang tetap miskin, tambah kaya, atau bergaji tinggi tetapi selalu kekurangan uang? Bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh cara memperlakukan uang dan penghasilan. Para ahli meneliti dan menyimpulkan setidaknya ada 3 cara berbeda yang dilakukan orang terhadap uangnya. Jadi ini bukan soal besar kecilnya pendapatan, tetapi tentang bagaimana menyikapi penghasilan seberapapun jumlahnya. Kok bisa? [Read more…]

CSI Cirebon, Investasi Legal atau Ilegal?

investasi-tipuanKontroversi tawaran bisnis investasi CSI (Cakrabuana Sukses Indonesia) yang berpusat di Cirebon, Jawa Barat cukup menarik. Dengan menawarkan bunga yang cukup tinggi, mencapai 5% per bulan, CSI segera menarik minat banyak anggota. Namun sejak tahun lalu, CSI kembali menjadi sorotan karena banyaknya laporan penipuan. sampai-sampai dikabarkan bahwa Mabespolri mendatangi Kantor CSI di Cirebon untuk menindaklanjuti laporan para nasabah. [Read more…]

Cara Bijak Alokasi THR Di Bulan Ramadhan

BonusBulan Ramadhan sudah tinggal menghitung hari. Bagi seluruh umat Muslim di Indonesia, bulan ini merupakan bulan yang tentunya ditunggu-tunggu. Berbagai pernak-pernik terkait Ramadhan tentu sudah mulai muda ditemukan di mana-mana. Bagi para karyawan kantor, salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu menjelang musim Lebaran tiba adalah dibagikannya Tunjangan Hari Raya (THR). THR bisa dianggap sebagai gaji-13 dan bonus yang diterima oleh karyawan. [Read more…]