Kredit untuk Investasi

Memiliki pinjaman (kredit) bisa jadi merupakan bagian dari strategi keuangan kredit usahasepanjang Anda memiliki tujuan jelas dalam mengajukan pinjaman. Apalagi jika Anda mengajukan pinjaman untuk:

  • Membuka usaha,
  • Mengadakan ekspansi Usaha,
  • Memperbaiki struktur modal usaha,
  • Membeli asset (property, kendaraan, dll),

Untuk berbagai tujuan Anda tersebut, secara umum pihak perbankan telah menyediakan berbagai jenis kredit termasuk kredit tanpa jaminan (agunan). Pemerintah bahkan gencar menggalakkan program penyaluran kredit bagi pengusaha kecil dan menengah (UKM) untuk mendorong minat berwirausaha di kalangan masyarakat. Bank Indonesia mensyaratkan komposisi kredit UKM minimal 20% dari total kredit yang disalurkan suatu bank.

Perhatikan Hal-hal Berikut

Sebelum mengajukan pinjaman kredit untuk investasi, sebaiknya Anda terlebih dahulu menghitung dengan baik kemampuan untuk mengembalikan pinjaman. Apalagi bila pinjaman yang Anda ajukan adalah pinjaman tanpa agunan karena jenis pinjaman ini biasanya dibebani dengan bunga yang lebih tinggi dibandingkan jenis kredit lainnya.

Perhatikan pula resiko-resiko investasi Anda. Jangka waktu kredit juga berperan dalam hal ini. Apakah Anda akan meminjam dalam waktu 10 tahun atau bisa menyelesaikan pinjaman Anda dalam 5 tahun? Perhitungkan dengan baik untung–ruginya. Ada pendapat umum bahwa kredit usaha sebaiknya tidak melebihi 50% total investasi. Dalam prakteknya Andalah yang mesti memperhitungkan dengan baik.

Jika Anda sudah mantap, pastikan dokumen-dokumen Anda lengkap. Dokumen tentulah terkait dengan dokumen berupa identitas Anda. Jika Anda meminjam dengan jaminan, siapkan dokumen terkait jaminan yang akan diajukan. Demikian juga bila Anda mengajukan kredit usaha, lengkapi dokumen dan perijinan usaha Anda sebagai bagian dari aplikasi kredit Anda.

Lalu pertimbangkan beberapa tawaran kredit dari bank yang berbeda. Ambil waktu untuk membuat keputusan Anda. Tidak ada salahnya juga untuk mengajukan kredit ke bank yang telah mendanai usaha lain yang sejenis dengan bisnis Anda. Tentunya bank tersebut telah memiliki pengalaman dalam menganalisa usaha tersebut sehinga dapat memudahkan aplikasi Anda.

Link Terkait Lainnya:

Iklan
%d blogger menyukai ini: