Obligasi

obligasi-ori-sukukObligasi merupakan surat hutang yang dikeluarkan oleh perusahaan atau negara untuk mengumpulkan dana masyarakat. Penerbitan obligasi perusahaan biasanya dimaksudkan untuk membiayai suatu investsi atau proyek dengan pendanaan dari luar (eksternal). Demikian juga negara, biasanya menerbitkan obligasi (di Indonesia disebut ORI – Obligasi Ritel Indonesia atau Obligasi Negara Ritel) untuk pembiayanaan pembangunan atau untuk menutup defisit APBN. Obligasi yang berbasis syariah disebut Sukuk.

Masyarakat sebagai pembeli obligasi, sekaligus investor, berhak menerima imbal hasil dalam bentuk bunga pinjaman yang disebut “kupon” yang biasanya dinyatakan dalam persen (%). Kupon ORI berkisar sekitar 7% – 12%, sedikit lebih tinggi dari bunga deposito. Selain itu, investor juga berkesempatan memperoleh keuntungan lain yang disebut “capital gain,” yaitu selisih keuntungan bila harga obligasi pada saat dijual lebih tinggi dari harga saat pembelian.

Adapun besar kupon ORI yang sudah pernah diterbitkan adalah sebagai berikut:

  • ORI 001 (2006)  12,05%
  • ORI 002 (2007)  9,28%
  • ORI 003 (2007)  9,4%
  • ORI 004 (2008)  9,5%
  • ORI 005 (2008)  11,45%
  • ORI 006 (2009)  9,35%
  • ORI 007 (2010)  7,95%
  • ORI 008 (2011)  7,3%
  • ORI 009 (2012)  6,25%
  • ORI 010 (2013)  8,5%
  • ORI 011 (2014)  8,5%
  • ORI 012 (2015)  9%

Baca selengkapnya: Cara Menghitung Keuntungan Investasi ORI

Untuk membeli ORI, masyarakat hanya perlu mendatangi agen penjual yaitu sejumlah bank dan perusahaan sekuritas yang ditentukan pemerintah pada setiap penawaran ORI. Biasanya pembelian minimum ditentukan sekitar Rp5 juta dan maksimum pada kisaran miliaran rupiah, per investor.

Sebagaimana semua jenis investasi, obligasi juga mengandung resiko antara lain resiko penurunan nilai sehingga masyarakat selaku investor mengalami capital loss. Resiko lainnya adalah kemungkinan gagal bayar, seperti yang dialami oleh beberapa perusahaan. Karena itu, sebelum membeli obligasi, Anda harus benar-benar mempelajarinya terlebih dahulu, mengukur kemampuan keuangan perusahaan dan berdiskusi dengan agen penjual untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam.

Obligasi pemerintah (ORI) tentu saja berbeda dengan obligasi perusahaan. ORI dapat dikatakan beresiko sangat rendah karena dijamin penuh oleh pemerintah. Jumlah utang pemerintah melalui ORI sangatlah kecil dibandingkan kemampuan keuangan negara sehingga ORI 100% dijamin aman oleh pemerintah. Selain itu, pajak yang dikenakan terhadap kupon ORI hanya 15%, lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito (dan tabungan) sebesar 20%.

Jadi ORI adalah pilihan investasi aman yang dapat lebih menguntungkan dibanding deposito. Dengan membeli ORI, Anda berinvestasi sekaligus berkesempatan berpartisipasi langsung membantu pembiayaan pembangunan bangsa Indonesia, sekaligus membantu mengurangi ketergantungan pemerinta terhadap pendanaan (utang) luar negeri.

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: