Sehatkah Keuangan Anda?

Periksa kesehatan keuangan Anda minimal 6 bulan sekali.

Periksa kesehatan keuangan Anda minimal 6 bulan sekali.

Sama dengan manusia, keuangan kita juga harus sehat. Nah, untuk mengukur kesehatan keuangan pribadi/keluarga, bisa dilakukan Financial Check Up. Proses financial check up tidaklah susah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Caranya adalah dengan mengukur keuangan berdasarkan rasio atau standar yang telah ditetapkan.

Keuangan akan dianggap sehat bila masih sesuai atau mendekati standar rasio yang ditetapkan. Secara umum, ada 4 rasio yang dipergunakan untuk melakukan financial check up antara lain :

Rasio Hutang Konsumtif = (Total Hutang Konsumtif) : (Total Pendapatan Bulanan)

Yang dimaksud dengan hutang konsumtif adalah hutang yang digunakan untuk tujuan konsumtif seperti Hutang Kartu Kredit, cicilan barang elektronik, berhutang untuk membeli furniture, cicilan perhiasan, dll, termasuk Kredit Tanpa Agunan. Pendapatan bulanan adalah penghasilan rutin (gaji) atau rata-rata penghasilan yang diterima tiap bulan. Bila sesekali ada penghasilan atau bonus lain, itu tidak dihitung sebagai penghasilan bulanan.

Nah, standar untuk rasio ini adalah 0%. Artinya, jangan sampai Anda memiliki hutang untuk membeli barang konsumtif. Dalam prakteknya, biasanya hal ini susah diterapkan. Tetapi jika Anda disiplin dan mau menunda keinginan untuk berbelanja dengan kartu kredit atau berhutang, maka Anda sedang berusaha untuk menjaga kesehatan keuangan Anda.

Tipsnya: Usahakan membeli barang konsumtif dengan tunai, itupun bila sangat perlu saja. Jika tidak punya duit, tidak usah dibeli.

Rasio Cicilan = (Total Cicilan Bulanan) : (Total Pendapatan Tetap Bulanan) X 100%

Total cicilan bulanan dalam hal ini meliputi cicilan KPR, cicilan kendaraan (motor/mobil), cicilan apartemen, cicilan tanah dan cicilan lainnya. Standar rasio ini adalah maksimum 30%.

Bila rasio cicilan Anda lebih kecil dari 30% maka keuangan Anda tergolong sehat. Dengan demikian Anda bisa menggunakan uang Anda untuk tujuan lain seperti investasi agar aset bisa diperbanyak.

Rasio Dana Darurat = (Total Aset Likuid) : (Total Biaya Tetap Bulanan)

Yang dimaksud dengan aset likuid adalah aset yang bisa diuangkan dengan cepat bila diperlukan. Termasuk dalam hal ini adalah uang tunai, tabungan, cek, deposito, giro, dan reksa dana pasar uang.

Sementara total biaya tetap bulanan meliputi seluruh pengeluaran bulanan yang bersifat tetap misalnya biaya tagihan air listrik telepon, cicilan-cicilan rutin, biaya konsumsi, uang sekolah anak, biaya sewa, dan biaya tetap lainnya yang pasti rutin dibayarkan.

Rasio ini minimal 6 untuk lajang dan 12 untuk mereka yang telah berkeluarga.

Standar rasio dana darurat 6, artinya Anda memiliki aset likuid yang bisa membiayai hidup Anda selama 6 bulan. Bahkan dalam kondisi darurat dan Anda tidak berpenghasilan sekalipun (misalnya PHK, sakit dll), Anda masih bisa bertahan selama 6 bulan.

Dengan demikian, makin besar rasio ini makin baik. Bila sudah mencapai rasio minimal, sebaiknya selebihnya jangan hanya ditabung, tetapi diinvestasikan supaya aset Anda lebih bertumbuh.

Rasio Biaya Terhadap Pendapatan = (Total Biaya Tetap Bulanan : Total Pendapatan Tetap Bulanan)

Rasio ini dengan mudah menunjukkan gaya hidup bahkan model pengelolaan keuangan seseorang. Standar untuk rasio ini adalah dibawah 1. Artinya total biaya bulanan harus lebih kecil dari penghasilan rutin bulanan.

Jika rasiomya sama dengan 1, artinya seluruh penghasilan Anda habis untuk membiayai hidup Anda. Anda tidak bisa menabung lagi.

Jika rasio ini lebih besar dari 1, maka kondisi keuangan sangatlah tidak sehat. Pendapatan bulanan Anda tidak bisa menutupi biaya hidup. Dalam hal ini hanya 2 hal yan gbisa dilakukan yaitu: berhemat untuk mengurangi pengeluaran, dan/atau berusaha meningkatkan penghasilan.

 

 

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: