Asuransi Kesehatan

asuransi_kesehatanAsuransi kesehatan merupakan pilihan terbaik untuk memastikan bahwa ada pihak yang bertanggung-jawab menanggung biaya-biaya perawatan di rumah sakit bila Anda sakit atau mengalami kecelakaan. Mengingat biaya perawatan RS yang semakin meningkat, asuransi kesehatan sebetulnya mutlak dimiliki setiap orang. Berikut beberapa pemberi asuransi kesehatan yang bisa Anda datangi untuk mendapatkan perlindungan asuransi yang Anda perlukan:

1. BPJS (Badan Perlindungan Jaminan Sosial Kesehatan) – Kesehatan

BPJS Kesehatan dimaksudkan pemerintah untuk memberikan perlindungan kesehatan dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga tidak mampu. Premi BPJS sendiri cukup murah sehingga memungkinkan setiap anggota masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan. Untuk mendapatkan perlindungan kesehatan dari BPJS, calon nasabah cukup mendaftar di kantor Askes terdekat.

Kelebihan Utama:

  • Premi sangat murah,
  • Langsung aktif, 14 hari sejak pembayaran premi pertama,
  • Tidak mensyaratkan masa tunggu terkait (gejala) penyakit yang mungkin sudah ada sebelumnya. Semua penyakit langsung di-cover,
  • Menanggung juga biaya UGD, rawat jalan, persalinan, kacamata, perawatan gigi, dan sebagainya. Pada umumnya asuransi swasta tidak menanggung hal ini.
  • Menanggung juga perawatan berbiaya besar termasuk penanganan stroke dan terapinya, sampai pemasangan cincin (ring) jantung.

Kekurangan:

  • Layanan harus dilakukan secara bertahap, kecuali dalam hal darurat,
  • Layanan masih sering berbeda antar rumah sakit atau antar daerah sehingga sering dikeluhkan pasien,
  • Dalam prakteknya, tidak semua obat dan layanan dicover olek BPJS,

Namun demikian, BPJS sendiri sangat serius membenahi diri dan memperbaiki layanannya bagi masyarakat. Selain itu, karena bersifat wajib, pada akhirnya nanti semua masyarakat Indonesia wajib terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

2. Asuransi Kesehatan Swasta

Asuransi kesehatan swasta layak menjadi pilihan karena kepraktisan dalam pelayanan kesehatan. Seorang nasabah asuransi swasta biasanya tidak terlalu rumit untuk mendapatkan layanan kesehatan, terutama rawat inap. Biasanya pasien membayar tagihan RS terlebih dahulu lalu diganti oleh perusahaan asuransi kemudian. Ada juga yang menggunakan fasilitas kartu, dimana pasien cukup menunjukan kartu saat akan dirawat, lalu semua biaya ditagihkan ke perusahaan asuransi. Hanya saja, kepesertaan dengan menggunakan fasilitas kartu seperti ini biasanya preminya lebih mahal.

Dalam memilih produk asuransi kesehatan perlu nasabah ketahui juga bahwa ada produk asuransi kesehatan murni dan ada pula produk asuransi kesehatan yang digabung dengan asuransi jiwa. Cirinya, jika asuransi kesehatan juga memuat tentang Uang Pertanggungan, maka dapat dikatakan bahwa asuransi tersebut merupakan asuransi jiwa yang mengcover juga asuransi kesehatan. Bedanya, preminya pasti lebih mahal dibandingkan asuransi kesehatan murni.

Dalam memilih asuransi kesehatan swasta, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan cermat antara lain:

Tidak semua biaya perawatan ditanggung

Perlu diingat bahwa tidak selamanya semua biaya RS bisa ditagihkan ke perusahaan asuransi swasta. Biasanya besaran perlindungan disesuaikan dengan paket yang dipilih. Karena itu nasabah harus memastikan benar, biaya-biaya apa saja dan besaran maksimalnya yang ditanggung oleh pihak asuransi. Bila terjadi kelebihan, maka pasien/nasabah yang menanggungnya.

Ada asuransi yang membatasi besaran maksimum biaya yang ditanggung dalam setahun. Selain itu, asuransi tertentu menanggung biaya perawatan per kejadian, tetapi ada juga yang menghitung sesuai per penyakit. Jika dihitung per

Cermati Fasilitas Tambahan (Raider)

Saat mempelajari asuransi kesehatan swasta, biasanya ditawarkan fasilitas perlindungan tambahan (raider). Salah satu yang menarik adalah perlindungan terhadap penyakit kritis. Nasabah yang memilih raider ini, otomatis mendapatkan dana tambahan bila terdeteksi menderita salah satu dari sekian puluh penyakit kritis (sesuai daftar penyakit di polis).

Raider ini sangat penting mengingat biaya perawatan penyakit kritis biasanya tidaklah sedikit dan bisa berlanjut dalam jangka waktu panjang. Dana dari fasilitas ini tidak mengurangi manfaat pokok asuransi kesehatan.

Pastikan Jangka Waktu Perlindungan Kesehatan

Tidak jarang orang beranggapan bahwa pada saat menandatangani polis asuransi untuk jangka waktu 10 tahun, nasabah telah dilindungi asuransi kesehatan selamanya. Yang benar adalah, dalam semua jenis asuransi, perlindungan kesehatan hanya berlaku selama Anda membayar premi, atau, sampai dengan batas waktu yang ditentukan. Anda harus memastikan benar akan hal ini sebelum menandatangani polis asuransi.

Asuransi Kesehatan + Investasi?

Seiring peningkatan kesadaran masyarakat untuk berinvestasi, saat ini tersedia pula asuransi yang dipadukan dengan investasi. Seiring pertambahan waktu, porsi investasi nasabah bisa berkembang pula. Asuransi jenis ini biasanya disebut unit link. Karena digabung dengan investasi maka premi yang dibayarkan pun menjadi lebih besar lagi. Namun demikian, patut disadarai bahwa dana yang disetor tidak semuanya diinvestasikan, melainkan hanya sebagian kecil. Porsi terbesar dari iuran tetaplah premi asuransi, sebagaimana terlihat di bawah ini:

Total Iuran = Premi as. Jiwa + Premi as. Kesehatan + Premi Raider (jika ada) + Investasi

Itulah sebabnya asuransi unit link kurang tepat dipandang sebagai investasi, tetapi tetap harus lebih mengedepankan fungsi perlindungan asuransinya. Namun bagi banyak orang, asuransi unit link merupakan kesempatan berasuransi sekaligus belajar tertib berinvestasi. Baca lebih lengkap di: Asuransi Jiwa.

Tips memilih produk dan perusahaan asuransi terbaik:

  1. Pilihlah perusahaan yang memiliki basis keuangan yang baik dan terpercaya. Salah satu indikatornya adalah memiliki kantor cabang di mana-mana sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat,
  2. Pastikan agen yang memperkenalkan produk asuransi kepada Anda telah bersertifikasi dan memahami dengan baik produk asuransi ataupun investasi yang ditawarkannya,
  3. Pahami hak dan kewajiban Anda sebagai peserta asuransi. Kenali juga hal-hal yang bisa menggugurkan hak Anda supaya. Poin-poin ini bisa saja berbeda antara satu perusahaan asuransi dengan yang lainnya,
  4. Pahami dengan baik cara mengajukan klaim. Bandingkan antara satu perusahaan dengan yang lain, lalu pilih perusahaan yang menurut Anda paling cepat dan mudah memenuhi klaim nasabahnya,
  5. Ketahui dengan baik dimana Anda bisa menggunakan jasa asuransi tersebut. Misalnya dalam hal asuransi kesehatan, ada perusahaan Asuransi yang membatasi nasabahnya untuk menggunakan hanya RS tertentu atau apakah pelayanannya bisa mencakup saat Anda bepergian atau pindah domisili ke kota lain,
  6. Kumpulkan informasi dari berbagai pihak. Internet menyediakan beragam informasi untuk Anda. Pengalaman teman atau kerabat dalam mengajukan klaim asuransi dapat juga  menjadi masukan yang baik.

Pilihlah produk asuransi sesuai kemampuan atau rencana keuangan Anda.

 

 

 

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: