Memilih Penasehat Keuangan (Financial Advisor)

financial advisorButuh nasehat atau masukan untuk mengelola dan merencanakan keuangan Anda? Itu merupakan langkah yang baik untuk mempersiapkan masa depan yang sejahtera secara terencana, berapapun penghasilan Anda. Langkah-langkah dan strategi perencanaan keuangan dapat Anda pelajari secara otodidak melalui berbagai artikel yang tersedia bebas di internet. Namun perlu dipastikan bahwa artikel yang Anda baca berasal dari sumber yang relevan dan terpercaya.

Nah, untuk mendapatkan masukan yang lebih mendalam, kebanyakan orang mulai melirik nasehat dari para financial planner profesional.

Di Indonesia, jasa penasehat keuangan (kadang disebut juga financial advisor) masih identik dengan petugas asuransi atau staf perbankan. Mereka dengan senang hati akan memberikan masukan tentang bagaimana sebaiknya Anda memilih berbagai pilihan pengelolaan keuangan dan investasi yang mereka miliki. Hanya saja, karena mereka mewakili perusahaannya, kemungkinan besar Anda akan diarahkan untuk memilih pilihan investasi seperti asuransi, tabungan asuransi, deposito, reksadana, dan lain-lain yang dimiliki/ditawarkan oleh perusahaan atau bank tersebut.Jika ada yang tepat dengan kebutuhan dan rencana investasi Anda, tentu dapat dipertimbangkan.

Financial Planner Independen

Untuk mendapatkan masukan yang lebih independen, Anda dapat juga menggunakan jasa penasehat keuangan independen kini semakin banyak seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan konsultasi pengelolaan keuangan keluarga.Mereka memberikan konsultasi perencanaan dan pengelolaan keuangan, termasuk membantu para klien memilih aneka pilihan investasi, asuransi, menentukan cara pembelian properti atau kendaraan, sampai membantu klien mengatur strategi pengelolaan hutang (debt management) agar cepat terlepas dari belitan hutang..

Anda dapat menggunakan jasa mereka untuk mendapatkan nasehat yang lebih beragam, mendalam dan tentu saja independen. Bukan hanya soal investasi. Anda dapat meminta bantuan mereka untuk menentukan pilihan-pilihan terbaik dalam melakukan transaksi seperti membeli kendaraan atau properti, serta mengatur cicilan hutang dan kartu kredit.

Dalam prakteknya, ada juga financial planner yang tidak sebatas memberikan konsultasi pengelolaan keuangan. Mereka terkadang juga merekomendasikan tawaran bisnis tertentu. Namun demikian, aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggariskan bahwa financial planner tidak berhak merekomendasikan nama produk investasi pasar modal (saham, reksadana, obligasi dll) tertentu karena perencana keuangan bukanlah penasihat investasi.

Di sisi lain, Anda sebagai konsumen harus kritis dan bertanya semendalam mungkin tentang peluang-peluang yang ditawarkan termasuk segala potensi resikonya.

Lalu, bagaimana memilih penasehat keuangan yang baik?

Financial planner haruslah telah melalui pendidikan yang memadai tersertifikasi oleh lembaga profesional. Di Indonesia, para financial planner disertifikasi oleh Financial Planning Standards Board (FPSB) yang mengeluarkan sertifikasi CFP (Certified Financial Planner) dan RFP (Registered Financial Planner).

Dalam memberikan jasa konsultasi dan pengelolaan keuangan, financial planner biasanya mengenakan tarif tertentu yang biasanya dihitung dari besarnya dana atau aset nasabah yang dikelola. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa financial planner independen hanya sebatas memberikan jasa konsultasi atau rekomendasi tetapi tidak memiliki izin untuk menghimpun dan mengelola dana masyarakat.

Perusahaan Manajemen Investasi (MI)

Berbeda dengan financial planner independen, Perusahaan Manajemen Investasi (MI) dikategorikan sebagai penasehat investasi dan memiliki izin operasi dari OJK. Jadi MI merupakan perusahaan yang memiliki izin khusus untuk menghimpun dan mengelola dana masyarakat (investor) ke dalam aneka instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksadana dengan tujuan memaksimalkan nilai investasi para investornya. Dengan kata lain, MI merupakan perantara antara masyarakat dengan dunia investasi.

Menggunakan jasa perusahaan MI bukan berarti Anda harus memiliki uang dalam jumlah besar untuk diinvestasikan. Dengan membeli produk reksadana senilai Rp500 ribu misalnya, Anda telah menggunakan jasa perusahaan MI, karena uang Anda dikelolah oleh perusahaan MI penerbit reksadana tersebut. Untuk melihat prospek aneka bisnis lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan perusahaan MI yang Anda pilih.

Jika Anda ingin menggunakan jasa perusahaan Manajemen Investasi, pilihlah perusahaan yang:

  • Telah solid dan memiliki nama besar. Salah satu indikatornya adalah mereka biasa beriklan di media nasional.
  • Evaluasi Fund Fact Sheet-nya. Berapa rata-rata pengembalian investasi di perusahaan tersebut, misalnya dalam 5 tahun terakhir. Hal ini dapat menggambarkan kemungkinan perjalanan investasi Anda di perusahaan tersebut.
  • Pastikan perusahaan tersebut memiliki izin resmi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
  • Pastikan pula perusahaan tidak pernah mengalami masalah di pasar modal. anda bisa mencari informasinya antara lain lewat Google.
  • Sebaiknya perusahaan tersebut memiliki website supaya Anda dapat memantau informasinya setiap saat, termasuk mendownload fund fact sheet.

Hal Penting Lainnya:

Apakah Anda sudah siap berinvestasi? Financial Advisor mana yang paling tepat untuk Anda? Apakah cukup belajar sendiri atau menggunakan teman Anda, pihak asuransi dan perbankan, atau penasehat keuangan profesional termasuk MI?Apapun keputusan Anda, sekali lagi Anda perlu mengingat hal-hal berikut:

  • Pilihan investasi apapun memiliki tingkat resiko dan keuntungannya masing-masing. Waspadalah terhadap mereka yang menawarkan investasi yang terdengar muluk, termasuk yang menjanjikan tingkat pengembalian yang pasti.
  • Jangan meminta nasehat pada orang yang baru Anda kenal, apalagi yang dikenal lewat dunia online.
  • Pastikan Anda mengelola sendiri investasi Anda, termasuk merahasiakan password-password account investasi Anda jika ada. Jangan diberikan kepada pihak lain, termasuk financial planner Anda sekalipun.
  • Anda tetap harus bebas dalam mengambil keputusan. Jangan terburu-buru atau mengambil keputusan karena tekanan orang lain.
  • Resiko atas bisnis merupakan tanggung-jawab Anda sepenuhnya, bukan tanggung-jawab financial advisor.
  • Perluas wawasan untuk mengenal berbagai pilihan investasi.
  • Investasi sangat rentan penipuan. Pastikan Anda memahami aneka penipuan keuangan.
  • Selain berkonsultasi dengan Perencana Keuangan, Anda dapat juga menimba ilmu investasi di ajang yang kami istilahkan SmartMoney Events yang sering diadakan di berbagai kota.

Link Terkait Lainnya:

Iklan

Comments

  1. Saya amat ingin memiliki investasi meskipun saya berpenghasilan rata-rata karena saya hanya pekerja swasta biasa. Semua itu karena saya mempunyai tanggungjawab akan kelangsungan perekonomian dan kebutuhan keluarga sehari-hari. Saya amat ingin hidup berkecukupan dan tidak lagi gali lobang tutup lobang seperti saat ini.
    Mohon masukan yg bijaksana untuk investasi tepat yg sesuai dengan saya, terimakasih…

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: