Iklan

Waspada, Ini Daftar Peluang Bisnis dan Investasi Ilegal

Penawaran investasi bodong atau ilegal semakin banyak seiring kemajuan perkembangan media komunikasi. Karena itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Financial Customer Care (FCC) yang dapat diakses di alamat http://www.sikapiuangmu.ojk.go.id atau melalui mobile apps secara aktif merilis daftar usaha penipuan, termasuk travel umroh yang berpotensi merugikan masyarakat luas. [Read more…]

Iklan

Fintech: Jadi Investor atau Minjam Duit Cukup Di Handphone

Menjadi investor dengan dana kecil atau perlu dana tunai untuk memulai dan mengembangkan usaha atau keperluan pribadi? Bila pilihannya adalah mencari pinjaman bisa jadi kerepotan mengurus persyaratan bank menjadi kendala. Namun dengan peran teknologi internet saat ini memunculkan aneka lembaga praktis berinvestasi atau menyediakan dana segar yang bisa diakses dengan mudah secara online. Nama perusahaan-perusahaan ini adalah financial technology alias fintech. Nah, di Indonesia pun berkembang sejumlah fintech yang bisa menjadi pilihan bila Anda memerlukan pinjaman dana. [Read more…]

Mengenal Saham-saham Syariah Terbaik 2017

Ramadhan tiba, saatnya mengoreksi segalanya. Termasuk pilihan investasi. Tahukah Anda bahwa saham sebagai salah satu pilihan investasi mudah dan murah, menyediakan juga sejumlah besar pilihan saham syariah? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menseleksi dan menetapkan setidaknya 351 Daftar Efek Syariah, yaitu saham-saham yang telah memenuhi prinsip-prinsip syariah.  [Read more…]

Saldo Uang 200 Juta di Bank? Awas Dimakan Rayap!!

Pemerintah baru saja mengeluarkan Perppu Nomer 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan; yang memungkinkan institusi perpajakan mengklarifikasi data rekening nasabah pemilik rekening. Namun tidak semua rekening menjadi incaran Ditjen Pajak, melainkan hanya yang bersaldo minimal Rp200 juta ke atas.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dari 200 juta jumlah rekening di Indonesia, hanya  2,3 juta rekening yang memiliki saldo minimal Rp 200 juta atau hanya sekitar 1,14% dari total rekening yang ada di Indonesia.

Kewenangan Ditjen Pajak memantau nasabah kakap pun hanyalah untuk memastikan bahwa semua isi rekening tersebut diperoleh dari hasil yang telah dipotong pajak sesuai ketentuan perpajakan Indonesia. Karenanya Menteri Keuangan menghimbau agar masyarakat tidak perlu kuatir yang berlebihan. Apalagi saldo batas ini kemudian diralat menjadi Rp1 milliar yang menyasar sekitar 496.000 rekening.

Nah, keberadaan sejumlah besar rekening bersaldo ratusan juta bahkan miliaran merupakan fenomena tersendiri.  Data Lembaga Penjamin Simpanan menunjukkan telah ada 64.555 rekening bersaldo di atas Rp 5 milyar per Januari 2014 dengan total tabungan mencapai Rp1.529 trilyun! Wow…

Ngomong-ngomong soal saldo, besar di bank bisa jadi disebabkan karena masyarakat Indonesia masih tergolong masyarakat menabung. Akibatnya bila ada dana menganggur, biasanya disimpan di bank dengan harapan dapat berkembang.

Nah, jika kamu adalah pemilik rekening bersaldo besar tersebut, jangan lupa bahwa tabungan besar di bank terancam oleh rayap tak terlihat yang bernama inflasi. Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa inflasi adalah rata-rata kenaikan harga barang dan jasa selama setahun. Dari sisi lain, kenaikan harga ini mencerminkan penurunan nilai uang.

Dalam 10 tahun terakhir inflasi Indonesia rata-rata 6% per tahun. Artinya, nilai uang kita sebetulnya mengalami penurunan nilai 6% per tahunnya dalam 10 tahun terakhir.

Tapi kan saya menabung di bank, dapat bunga. Jadi nilai uang saya naik dong…?

Yess, benar sekali. Tabungan memberikan bunga. Supaya uang dapat dikatakan berkembang, kenaikannya paling tidak harus lebih besar dari inflasi. Jadi bunga tabungan minimal 6% per tahun.

Akan tetapi bunga tabungan tidaklah sebesar itu. Sebagai contoh data bunga tabungan dari salah satu bank BUMN per Juni 2017 adalah berikut:

  • 0 s/d < Rp. 500.000 : 0 %
  • Rp 500.000 – Rp 5.000.000 : 1 %
  • > Rp 5.000.000 – Rp 50.000.000 : 1 %
  • > Rp 50.000.000 – Rp 100.000.000 : 1.25 %
  • > Rp 100.000.000 – Rp 1.000.000.000 : 1.50 %
  • > Rp 1.000.000.000 : 2.25 %

Dari data di atas terlihat bahwa duit di bank sampai saldo milyaran pun belum tentu mendapatkan bunga yang menyamai inflasi. Dan perlu dicatat juga bahwa bunga bank yang diperoleh, masih dipotong pajak 25! Slogan rajin menabung pangkal kaya jelas tidak tepat lagi.

Lalu bagaimana supaya uang bisa berkembang melebihi inflasi?

Tidak ada jalan lain. Anda harus mulai belajar berinvestasi dengan berbagai pilihan investasi legal yang baik agar uang berpotensi meningkat. Dengan memilih investasi yang tepat ditunjang kemauan belajar, Anda dapat membiakkan uang yang telah ada dan menghasilkan aset yang lebih besar.

Dalam hal ini, fungsi bank adalah sebagai tempat menyimpan dana darurat atau uang hasil investasi / bisnis yang selanjutnya akan ditanamkan lagi dalam investasi lainnya atau digunakan untuk keperluan jangka pendek lainnya.

Sikapi uang dengan benar, selamat berinvestasi!

 

Wealth Wisdom: Makin Pandai Kelola Keuangan

Ingin belajar pengelolaan keuangan? PermataBank dengan bangga mempersembahkan konferensi tahunan Finansial dan Wealth Management yang bertajuk Wealth Wisdom – 3 Seasons of Wealth. Selain menyajikan informasi mengenai literasi keuangan yang lengkap, Wealth Wisdom juga bertujuan untuk mengedukasi para pengunjung mengenai definisi kekayaan sesungguhnya yang tidak hanya berpaku pada persoalan uang atau materi namun juga non materi. [Read more…]

Ditjen Pajak Kini Bisa Periksa Data Rekening Nasabah

Jika sebelumnya data perbankan sangat dijaga kerahasiaannya, maka kini data tersebut dapat dibuka dan diakses secara bebas oleh instansi Direktorat Jenderal Pajak atau Ditjen Pajak. Langkah ini jauh-jauh hari sudah pdiperingatkan oleh para pemangku kepentingan bahwa era keterbukaan pelaporan keuangan sudah di depan mata. Di dunia internasional, Indonesia pun harus tunduk pada pelaksanaan perjanjian internasional di bidang perpajakan, yang mensyaratkan keterbukaan informasi keuangan secara otomotis atau Automatic Exchange of Financial Account Information (AEoI). [Read more…]

Sepinya Kartini di Pasar Modal

Wanita sejatinya merupakan manajer keuangan dalam keluarga dan seharusnya bisa memahami perlunya berinvestasi untuk mempersiapkan masa depan keluarga. Sayangnya, peran wanita dalam sebagai pelaku investasi di pasar modal Indonesia masih sangat minim. Padahal pasar modal menyediakan aneka pilihan investasi sesuai kebutuhan masing-masing orang termasuk para wanita. [Read more…]

100 Perusahaan MLM Terbesar Dunia

Dunia MLM (multi level marketing) atau dikenal juga sebagai penjualan langsung atau direct selling merupakan salah satu jenis bisnis yang berkembang pesat dan digemari masyarakat di berbagai negara. MLM terbaik terbukti mampu memberikan penghasilan yang sangat memadai bagi anggotanya yang giat berusaha. Di sisi lain para member menikmati kebebasan waktu dalam berbisnis, sambil mengurus keluarga atau melakukan pekerjaan lainnya. [Read more…]

KTP, SIM dan NPWP Kini Jadi Satu Kartu

Penyederhanaan identitas data kependudukan dan perpajakan kini semakin terang. Salah satunya dengan penggabungan beberapa kartu menjadi cukup satu saja. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memastikan, prototipe kartu pintar Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP Smart Card akan segara diluncurkan dengan nama Kartu Indonesia Satu (Kartin1). [Read more…]

Buka Peluang Usaha Rumahan, Alfamart Masuki Dunia MLM

Dunia internet banyak merubah cara berbisnis dan membuka peluang bagi siapapun untuk mendapatkan rezeki. Pertalian internet dan MLM pun belakangan semakin menjadikan industri direct selling mewabah dan menjadi pilihan mencari penghasilan. MLM online pun menjadi incaran pengusaha untuk melebarkan bisnis tanpa perlu repot menggaji karyawan. Salah satunya adalah Alfamart yang menjadikan masyarakat umum sebagai reseller dengan menjajakan dagangan, melalui Alfamind. [Read more…]