Iklan

Catatan Akhir Maret 2015: Mengapa Reksadana Panin Berkilau?

Rudiyanto, HEad of Business and Development, PT PAnin Asset Management.

Rudiyanto, Head of Business and Development, PT Panin Asset Management.

Reksadana kelolaan PT Panin Asset Management (PAM) menjadi mencatat kinerja yang cemerlang sesuai data per tanggal 31 Maret 2015. Secara umum, saham-saham di hari tersebut memang memperlihatkan hasil yang memadai. Namun salah satu penyumbang signifikan hari itu adalah kenaikan nilai saham PT Mitra Adi Perkasa (MAPI) yang melonjak 17% dalam satu hari!

Menurut Head of Business and Development PT PAM, Rudiyanto, PT MAPI memang merupakan salah satu dari top 10 besar dari portofolio dalam reksa dana yg dikelola Panin AM. Ia mengingatkan juga bahwa salah satu penyebab reksa dana Panin AM kurang bertenaga di 2014 saham-saham PT MAPI yang cenderung tidak berkinerja baik di tahun itu. Sebagai catatan, selama tahun 2014 IHSG naik 22%, tetapi saham MAPI malah -8%.

Namun strategi value investing yang diterapkan PT PAM membuahkan hasil. PT PAM memahami betul kekuatan bisnis dibalik PT MAPI. Sebagai gambaran, bisnis PT MAPI pada dasarnya dapat dibagi menjadi 3 dengan persentase kontribusi penjualan sebagai berikut:

  1. Specialty (Planet Sport, Zara, Athelete Food, Mango, dst), 65%
  2. Dept Store (Lafayatte, Sogo), 22%
  3. Food and Beverage (Starbuck, Pizza Manzano, dst), 13%

Melalui Specialty, PT MAPI menguasai sekitar 50% dari pangsa pasar sepatu yang ada di negara berpenduduk 250 juta jiwa ini. Meski membutuhkan modal kerja yg besar, namun bisnis sepatu juga memberi kontribusi nilai penjualan sangat besar. Di tahun 2014, Specialty memang mengalami kendala terkait manajemen persediaan yang kurang efisien. Banyak persediaan menumpuk semntara persediaan tersebut dibiayai oleh hutang USD. Kondisi diperparah dengan melemahnya Rupiah dan biaya bunga dalam dollar lalu menekan laba bersih perusahaan. Gejala ini tak luput dari perhatian para investor sehingga harga saham PT MAPI menurun selama 2014.

Menurut Rudiyanto, dari sudut pandang value investing, saham MAPI memiliki brand yang kuat di masyarakat. Hal ini terlihat dari produk-produk Specialty selalu menjadi anchor tenant dalam setiap mal besar atau even bergengsi. Brand-nya mendapat nilai sewa yg relatif murah dan menyasar segment pasar kelas menengah atas dimana jika penghasilan trus meningkat maka produk MAPI akan selalu menjadi pilihan utama. Analisa Rudiyanto meyakini bahwa permasalahan pada manajemen persediaan bukanlah hal yang sulit untuk diselesaikan sehingga tidak akan terlalu berpengaruh pada kinerja perusahaan.

Sementara pelemahan kurs Rupiah terhadap USD memang berakibat pada hutang yg lebih besar, namun sebetulnya hanya nilai bunga saja yang dibayarkan lebih besar. Hutang pokok memiliki jangka waktu pelunasan yang lebih lama sehingga tidak akan terlalu membebani keuangan perusahaan. Itulah sebabnya PT Panin AM tetap menjadikan saham PT MAPI sebagai salah satu potofolio utama reksa dana.

Keyakinan Rudiyanto diperkuat dengan masuknya hedge fund CVC Capital melalui pembelian 30% saham PT MAPI baru-baru ini.“Kita juga yakin bahwa tahun ini merupakan tahun kebangkitan kinerja perusahaan sebab perubahan sudah terjadi secara perlahan. Penjualan 30% kepemilikan pada segment Specialty Sepatu kepada hedge fund yaitu CVC Capital (akan semakin) mempercepat proses tersebut.,” tambah Rudiyanto. CVC Capital sendiri merupakan salah satu hedge ternama di dunia yang dikenal ahli dalam melakukan management buyout (beli perusahaan, restrukturisasi, dan jual kembali di harga tinggi). Salah satu contoh keberhasilan mereka adalah proyek Matahari di Indonesia.

Masuknya CVC Capital membuat pasar baru tersadar bahwa nilai MAPI yang sebenarnya “lebih cepat.” Tanpa aksi korporasi inipun, sebetulnya kinerja MAPI akan membaik, tinggal masalah cepat atau lambat. Hal ini merupakan contoh Value Investing yang dilakukan Panin AM.

Value investing merupakan salah satu strategi investasi yang lebih menekankan pada perlunya pemahaman yang mendalam akan proses bisnis suatu perusahaan. Strategi velue investing sangat memperhatikan fundamental perusahaan tersebut. Sehingga ketika perusahaan kelihatan tidak memberi hasil maksimal, investor tidak terlalu kuatir karena strategi ini dalam jangka panjang akan memberi hasil yang baik.

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: