OJK: Ini Daftar Bisnis Investasi Ilegal Juli 2018

Penawaran iInvestasi atau bisnis ilegal atau tidak berizin sangatlah marak di masyarakat. Kemajuan teknologi dan kecepatan informasi mempercepat penyebarannya sehingga potensi korban dan kerugian masyarakat semakin besar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku otoritas pengawas institusi terkait investasi kembali merilis 22 perusahaan bisnis/investasi berbagai bidang yang tidak terdaftar dalam pengawasan OJK. [Read more…]

Daftar Perusahaan Fintech (Tekfin) Resmi di Indonesia, July 2018

Sejumlah perusahaan rintisan (start up) di bidang keuangan yang biasa disebut perusahaan financial technology (fintech / tekfin) juga sangat berkembang di Indonesia. Keberadaan perusahaan-perusahaan ini mengisi kebutuhan masyarakat memiliki kesulitan mengakses fasilitas keuangan/perbankan seperti pinjaman kredit. Keberadaan fintech saat ini bahkan memfasilitasi masyarakat untuk langsung berinvestasi dengan mendanai pinjaman masyarakat, alias peer-to-peer lending. [Read more…]

Ini Daftar 24 Perusahaan Gadai Resmi yang Diakui OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingatkan masyarakat bahwa saat ini banyak beroperasi usaha gadai ilegal alias tak memiliki izin resmi dan berpotensi melakukan penipuan (fraud) yang merugikan masyarakat sendiri. Deputi Komisioner Pengawasan IKNB 2 OJK Mochamad Ihsanuddin mengeaskan bahwa perusahaan gadai resmi yang terdaftar dan memiliki izin harus mencantumkan tanda khusus berupa stiker atau plang nama perusahaan beserta nomor izin dari OJK dan tanggal pengesahan. [Read more…]

Narkoba yang Paling Berbahaya di Dunia

meth_shardsSemua jenis narkoba tentulah berbahaya. Akan tetapi kita perlu mengetahui lebih dalam tentang shabu untuk dapat memahami mengapa ia dapat begitu berbahaya dan menebar teror bagi anda maupun anggota keluarga anda. Narkoba lain seperti heroin atau kokain memiliki musim panen. Akan tetapi Shabu-shabu merupakan narkoba sintetis yang dapat dibuat kapan saja dari bahan-bahan yang juga ada dalam keseharian kita. Bahaya maut shabu-shabu sangat dekat dengan kita, atau dan orang-orang yang kita kasihi. [Read more…]

SBR003, Sarana Investasi yang Aman untuk Bangun Bangsa

Indonesia berusaha semakin mandiri untuk membiayai pembangunan. Hal ini terlihat dengan semakin intensifnya penawaran investasi kepada masyarakat Indonesia untuk berinvestasi dalam surat utang negara. Kali ini pemerintah akan meluncurkan Savings Bond Ritel (SBR)  003 yang sekaligus merupakan alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan bagi segenap warganegara Indonesia. [Read more…]

Investasi dengan Hasil Pasti di Sukuk Negara Ritel SR-010

Sukuk merupakan investasi obligasi berbasis syariah yang terjangkau dan dijamin sepenuhnya oleh negara dan bertujuan untuk menghimpun dana pembangunan. Kali ini pemerintah melalui Kementerian Keuangan kembali mengajak masyarakat berpartisipasi mendanai pembangunan dengan meluncurkan Sukuk Negara Ritel SR-010 atau #SukukRitel010.

[Read more…]

Bangun Usaha Rintisan Kulinermu, Bekraf Siap Fasilitasi

Punya ide bisnis bidang kuliner? Tahun ini kamu bisa mendapatkan mentoring Bekraf bahkan pendanaan untuk usaha rintisan (startup) kulinermu. Pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) saat ini melalui program Food Startup Indonesia (FSI) sedang berusaha menjaring setidaknya 100 pengusaha startup di bidang kuliner. [Read more…]

Sukuk Ritel: Pilihan Investasi Syariah nan Aman

Sukuk ritel merupakan produk investasi obligasi ritel Indonesia (ORI) yang berbasis syariah. Sebagaimana ORI, sukuk ritel bertujuan untuk mengajak masyarakat berinvestasi dalam pembangunan bangsa. Artinya, dengan berinvestasi di sukuk ritel, selain mendapat keuntungan yang aman dan halal, masyarakat juga berkesempatan berpartisipasi langsung menghimpun dana untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, rumah sakit, bandara, jembatan, bendungan, pelabuhan, asrama haji, sekolah dan sebagainya.

Masyarakat yang berinvestasi di sukuk ritel mendapatkan imbalan dengan tingkat yang ditetapkan pada awal penawaran sukuk. Pada umumnya tingkat imbalan sukuk ritel rata-rata lebih tinggi dibanding suku bunga deposito, dengan jangka waktu investasi rata-rata 3 tahun.

Investasi sukuk ritel juga sangat terjangkau, bisa dimulai dengan Rp5 juta saja.

Baca juga: Mengapa perlu berinvestasi?

Sebagai obligasi pemerintah, sukuk ritel sangat berbeda dengan obligasi perusahaan. Sukuk ritel beresiko sangat rendah karena dijamin penuh oleh pemerintah. Jumlah utang pemerintah melalui ORI ataupun sukuk ritel sangatlah kecil dibandingkan kemampuan keuangan negara sehingga sukuk ritel 100% dijamin aman oleh pemerintah.

Selain itu, pajak yang dikenakan terhadap sukuk ritel hanya 15%. Pajak ini lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito (dan tabungan) yang mencapai 20%. Imbalan dibayarkan kepada investor setiap bukan sampai dengan masa jatuh tempo.

Baca selengkapnya: Cara Menghitung Keuntungan SBN.

Sumber: Kementerian Keuangan

Sampai dengan tahun 2017, pemerintah telah menerbitkan sejumlah seri sukuk ritel (SR) dengan tingkat imbalan dan jangka waktu investasi sebagai berikut:

  1. SR-001 (2009), 12%, 3 tahun
  2. SR-002 (2010), 8,70%, 3 tahun
  3. SR-003 (2011), 8,15%, 3 tahun
  4. SR-004 (2012), 6,25%, 3,5 tahun
  5. SR-005 (2013), 6%, 3 tahun
  6. SR-006 (2014), 8,75%, 3 tahun
  7. SR-007 (2015), 8,25%, 3 tahun
  8. SR-008 (2016), 8,3%, 3 tahun
  9. SR-009 (2017), 6,9%, 3 tahun

Bagaimana cara memulai investasi sukuk ritel?

Caranya mudah saja. Anda cukup mendatangi bank-bank yang ditunjuk sebagai agen penjual sukuk ritel, dengan membawa Kartu Tanda Penduduk untuk melakukan pendaftaran dan pemesanan. Daftar bank yang ditunjuk sebagai agen penjual sukuk ritel biasanya diumumkan juga saat peluncuran sukuk ritel. Bank-bank besar dan ternama biasanya selalu menjadi agen penjual sukuk ritel.

Setelah mengisi formulir di bank, Anda dapat menyetor dana investasi dan menyerahkan bukti setor ke pihak bank. Setelah itu, Anda sebagai investor tinggal menunggu penjatahan sukuk ritel yang dibeli.

Sejak diluncurkan, sukuk ritel disambut masyarakat sebagai wadah menarik untuk berinvestasi. Tercatat sekitar 14.295 investor berpartisipasi dalam SR-001 dan meningkat menjadi 29.838 investor SR-009 dengan rekor 48.444 investor tercatat berinvestasi dalam SR-008.

Sukuk ritel dapat menjadi pilihan semua masyarakat Indonesia untuk berinvestasi yang aman, halal serta bermanfaat nyata bagi kelangsungan pembangunan bangsa Indonesia.

Selamat berinvestasi.

 

SiPatuh, Cara Cerdas Ibadah Umroh dan Haji Tanpa Takut Ketipu

Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama

Kasus penipuan yang menimpa jemaah haji dan umroh Indonesia sangatlah marak. Umumnya pelaku kejahatan gencar menawarkan gencar pelaksanaan ibadah umroh/haji dengan biaya murah, tetapi dalam pelaksanaannya banyak jemaah yang tertipu. Mulai dari diberangkatkan dengan layanan seadanya, terlantar di negara lain, atau bahkan jemaah tidak diberangkatkan. [Read more…]

Ditjen Pajak Kini Bisa Periksa Data Rekening Nasabah

Jika sebelumnya data perbankan sangat dijaga kerahasiaannya, maka kini data tersebut dapat dibuka dan diakses secara bebas oleh instansi Direktorat Jenderal Pajak atau Ditjen Pajak. Langkah ini jauh-jauh hari sudah pdiperingatkan oleh para pemangku kepentingan bahwa era keterbukaan pelaporan keuangan sudah di depan mata. Di dunia internasional, Indonesia pun harus tunduk pada pelaksanaan perjanjian internasional di bidang perpajakan, yang mensyaratkan keterbukaan informasi keuangan secara otomotis atau Automatic Exchange of Financial Account Information (AEoI). [Read more…]