Iklan

Berinvestasi Reksadana Bakal Semakin Mudah

reksadana_terbaik_cara beliBertransaksi reksadana akan makin dipermudah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam waktu dekat akan menerbitkan surat edaran tentang transaksi reksadana elektronik serta penyederhanaan aturan tatap muka (Know Your Customer – KYC). Aturan anyar ini nantinya memungkinkan investor untuk bertransaksi reksadana cukup melalui telepon pintar (smartphone) ataupun komputer secara online.

Direktur Direktorat Pengelolaan Investasi OJK Fahri Hilmi, sebagaimana dilaporkan Kontan memastikan bahwa isi surat edaran tersebut selaras dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Terkait prinsip KYC, investor reksadana hanya perlu bertemu muka satu kali dengan agen penjual saat pembelian perdana reksadana. Selanjutnya, untuk menambah investasi (top up) atau untuk melakukan penjualan kembali (redemption) investor dan agen tidak perlu lagi bertemu.

Sudahkah Anda: Sekilas Mengenal Investasi Reksadana

Tidak hanya itu, investor yang sudah menjadi nasabah perbankan, tidak perlu lagi melakukan prinsip tatap muka tersebut saat pembelian perdana reksadana.

“Untuk teknis pelaksanaan transaksi reksadana secara online akan diserahkan kepada masing-masing manajer investasi dan agen penjual. Ada juga manajer investasi dan agen penjual yang memberikan pin untuk melakukan transaksi secara online atau harus registrasi terlebih dahulu,” terang Fahri.

OJK juga mengupayakan agar nomor pokok wajib pajak (NPWP) tidak lagi menjadi persyaratan bagi calon investor reksadana. NPWP bisa diganti dengan e-KTP supaya memudahkan masyarakat bertransaksi.
Fahri yakin dengan aturan baru ini, jumlah investor akan semakin meningkat. Diharapkan penyebaran investor juga akan lebih merata. Kondisi saat ini, investor reksadana masih terfokus di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Medan. Sementara kota-kota lain yang tidak kalah prospektif, terutama di Indonesia Timur justru belum tersentuh.

Baca juga: Tatacara Melakukan Pembelian Reksadana

Kenaikan jumlah investor juga belum menggembirakan. Jumlah investor reksadana saat ini baru berkisar sekitar 170.000 hingga 180.000 investor. Angka ini tidak banyak berubah jika dibandingkan posisi 2012 dengan jumlah investor sekitar 161.000 orang. Angka ini jelas sangat kecil dibanding partisipasi masyarakat di negara-negara tetangga. Malaysia kini memiliki investor 16 juta orang dan Thailand 3,5 juta orang.

Meskipun demikian, pertumbuhan dana kelolaan reksadana cukup pesat. Data OJK menunjukkan bahwa dana kelolaan reksadana sampai akhir Januari 2014 telah mencapai Rp 199,89 triliun atau meningkat sekitar Rp 187,59 triliun dibandingkan akhir tahun 2012.

Diharapkan, dengan penyederhanaan transaksi reksadana secara online bisa menggaet investor sebanyak 60 juta sampai 65 juta orang sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa menikmati potensi keuntungan dari investasi pasar modal

Tips: Bagaimana Memilih Reksadana Terbaik.

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: