Iklan

Siapa Bilang Investasi Emas Selalu Untung?

emas_investasiBelakangan ini menjamur tawaran investasi emas dengan berbagai modus yang menawarkan iming-iming keuntungan pasti. Tawaran ini sebetulnya sudah sinyal adanya penipuan karena namanya juga investasi, tidak mungkin harga emas akan selalu naik dan menguntungkan. Tawaran seperti ini harusnya langsung diwaspadai dan dihindari. Anehnya, banyak anggota masyarakat yang tertarik dan menyetor dana. Bukan saja mereka yang berpendidikan rendah, tetapi tidak sedikit nasabah bisnis investasi emas gadungan adalah mereka yang berpendidikan tinggi serta aparat negara.

Sejumlah penipuan berbalut bisnis investasi emas dengan janji keuntungan telah terungkap. Termasuk dalamnya adalah Virgin Gold Mining Corp. (VGMC), Gold Bullion Indonesia (GBI), Gold Traders Indonesia Syariah (GTIS), dan sejumlah nama lainnya termasuk yang berbalut bisnis online. Tidak adanya peraturan pemerintah yang mengatur bisnis berbasis money game seperti ponzi yang sering menjadi modus penipuan, menjadikan masyarakat selalu jadi korban. Sejumlah perusahaan serupa ditengarai masih marak menawarkan skema investasi tipuan di masyarakat Indonesia saat ini.

Lalu apa sih yang mempengaruhi naik turunnya harga emas?

Faktor utama yang mempengaruhi pergerakan nilai emas, tentu saja adalah naik turunnya permintaan akan emas. Jika masyarakat/negara banyak membeli emas, besar kemungkinan harga emas naik. Selain itu nilai tukar dollar Amerika juga sangat mempengaruhi. Harga emas akan naik bila nilai tukar dollar Amerika menurun. Pada posisi ini, para investor memilih menjual kepemilikan dollar-nya dan sebagian beralih mengoleksi emas. Akibatnya permintaan akan emas meningkat dan mengerek harganya naik.

Baca juga: Memahami Modus Tipuan Dibalik Investasi Emas

Belakangan ini harga emas memang cenderung turun akibat mata uang Paman Sam yang naik perkasa. Apalagi terhembus juga isu kenaikan suku bunga. Lalu di belahan utara sana, terjadi perlambatan dalam ekonomi China. Demikian juga India sedang lesu. Padahal China dan India merupakan penguasa setidaknya 50% perdagangan emas fisik.

Hal ini memicu kekuatiran para investor. Banyak diantara mereka yang melepas aset-asetnya lalu membeli dollar Amerika sebagai pengaman. Dollar pun naik, sementara harga emas meluncur turun.

Jadi tidak benar bahwa bisnis investasi emas akan selalu menguntungkan apalagi diberi iming-iming persentase imbal hasil yang selalu tetap. Faktanya harga emas dapat naik tutun sebagaimana jenis investasi lainnya. Nah, sebagai investor, keputusan tergantung pada Anda. Apa yang akan dilakukan saat harga emas turun? Apakah Anda akan segera melepas emas Anda atau malah melihat ini sebagai peluang investasi, mumpung emas lagi murah?

Keputusan di tangan Anda! Apapun pilihannya, usahakan berinvestasi di tempat yang resmi, misalnya membeli emas bersertifikat dari PT Aneka Tambang atau melalui perbankan dan pegadaian. Hindari tawaran investasi emas yang memberi janji-janji pasti nan manis.

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: