Iklan

10 Kebiasaan Positip Para Milyarder Sukses

orang-terkaya-di-duniaPara jutawan kerap mendapat prasangka buruk, terutama dari masyarakat ekonomi lemah. Melihat pengusaha sukses seperti Donald Trump di TV atau menonton film “The Wolf of Wall Street” bisa membuat kita berpikir bahwa orang-orang kaya hidup rakus dengan mengambil keuntungan dari orang miskin. Hal tersebut bisa saja benar bagi sebagian orang, tetapi bagi banyak orang sukses lainnya, kesuksesan hanyalah sebagian dari perjalanan hidup.

Banyak hal tersembunyi yang tak kita lihat seperti hasrat, kerja keras, salah langkah, kesulitan keuangan, dan kreatifitas yang kemudian menjadi bagian hidup para orang kaya. Tentu saja tidak ada kamera atau wartawan yang meliput ketika mereka harus berpindah-pindah, hidup dalam mobil, atau jatuh sakit sebelum mencapai puncak sukses.

Berita baiknya adalah para bayi tidak terlahir dengan jutaan dollar tersedia dalam tabungan; dan bahwa setiap orang pada dasarnya memiliki kemampuan untuk menjadi orang sukses. Wallace D. Wattles mengatakan: “Orang berbakat menjadi kaya, orang bodoh menjadi kaya, orang kuat menjadi kaya, orang lemah dan sakit-sakitan juga menjadi kaya.”

Semua orang bisa menjadi kaya.

Tetapi tahukah Anda kebiasaan orang kaya yang membedakan mereka dari orang-orang biasa? Inilah 10 hal-hal yang mereka lakukan, bisa saja sangat berbeda dalam keseharian:

1. Mereka memilih berkawan dengan orang-orang yang berpikiran positip dan terbuka serta tidak membuang waktu dalam hal-hal negatif.

Sangat menarik mengetahui bahwa 67% orang kaya menonton tv tak lebih dari sejam dalam sehari dan hanya 6% saja yang menonton acara gosip.

2. Mereka berkorban di awal

Bagi orang-orang sukses tidaklah menjadi masalah bila penghasilannya menurun, mengendarai kendaraan murahan, pindah ke rumah yang lebih kecil, dan sebagainya; saat memulai usahanya. Kemudian mereka memanfaatkan hasil pemghematan itu untuk usaha, menginvestasikan atau menginvestasikannya lagi supaya uang mereka mengalir kembali. Terkadang mereka harus hidup hemat luar biasa. Salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffet tetap setia mengendarai kendaraan bututnya, sampai para pegawainya sendiri memaksanya untuk membeli mobil baru.

Baca juga: 11 Hal untuk Mempersiapkan Kesuksesan Sejak Usia 20-an

3. Mereka tidak menghabiskan waktu untuk mengeluh

Jika sesuau yang buruk terjadi, mereka merubah haluan, mengambil hikmah, atau mencoba melihat lebih jauh untuk melihat potensi-potensi keuntungan yang ada.

4. Mereka mendahulukan untuk melunasi hutang dan menabung.

Mereka sadar benar bahwa saat seseorang terikat hutang, ia tak punya pilihan lain kecuali tetap pada pekerjaan yang menyedihkan, tak bisa pindah domisili atau rumah meski hal-hal tersebut sangatlah bertentangan dengan keinginan hatinya.

5. Mereka tidak pernah menyalahkan pemerintah atau ekonomi atas situasi sulit yang mereka hadapi.

Sebaliknya, mereka bertanggung-jawab penuh atas keputusan dan tindakan mereka, serta yakin bahwa merekalah yang menentukan masa depan mereka sendiri, bukan orang lain termasuk pemerintah. Jim Rohn mengatakan bahwa ia menghasilkan sejuta dollar dalam 6 tahun, meski presiden dan partai penguasa telah berganti. Baginya, siapapun presidennya, tidak ada pengaruhnya sedikitpun.

Artikel terkait: 10 Pertanyaan untuk Membantu Menemukan Usaha yang Tepat

6. Mereka fokus dalam tujuan-tujuan jangka panjang

Orang kaya tidak mencari uang untuk segera menghabiskannya. Mereka mengambil waktu untuk membuat perencanaan keuangan jangka panjang dan berusaha tertib mengikuti perencanaan tersebut.

7. Mereka tidak pernah merasa sok tahu

86% orang kaya suka membaca dan tekun mencari ilmu seumur hidup. 88% diantara mereka membaca materi pendidikan atau terkait pekerjaan selama paling tidak 30 menit setiap hari. 63% orang kaya mendengarkan audio book dalam perjalanan ke/dari tempat kerja.

8. Mereka menawarkan layanan atau menciptakan nilai tambah.

Mareka tidak cuma mengkonsumsi begitu saja hal-hal yang dihasilkan orang lain. Mereka selalu berusaha memberi nilai tambah.

9. Mereka berbuat lebih; bukan hanya muncul di kantor, mengerjakan kerjaan rutin, lalu pulang.

Mereka berusaha untuk berbuat lebih dari sekedar kewajiban pekerjaan, walau terkadang upah tak sebanding. 44% orang kaya bangun 3 jam sebelum memulai pekerjaannya.

10. Mereka lebih tertarik terhadap proses menghasilkan uang ketimbang uang yang mereka hasilkan.

Mereka bukannya gak peduli mencari uang, tetapi uang bukanlah prioritas utama mereka. Orang-orang sukses biasanya mencapai kepuasan tersendiri saat berhasil membuat klien atau pelanggan mereka senang.

Mereka juga tidak terlalu butuh gadget atau mainan-mainan canggih yang sering begitu diimpikan orang. Tidak heran pula bahwa mereka merupakan pribadi yang murah hati dan suka menolong. Bukan karena mereka kaya, tetapi kedermawanan justru merupakan kunci rahasia kesuksesan mereka.

Jangan lupa: 10 Tips Penting untuk Menjadi Milyuner

Akhirnya, karena tak seorang pun diantara kita yang bisa mengontrol pemerintah, teman atau kerabat yang berpikir negatif, bahkan ekonomi; maka kita hanya bisa mengontrol cara berpikir kita. Jika kita bisa mengadopsi cara berpikir orang-orang sukses, maka cepat atau lambat, kita pun bisa menjadi orang sukses finansial. Dengan cara berpikir yang tepat, kita tetap bisa MERASA sebagai orang sukses finansial meskipun kita sedang kekurangan uang.

Orang terkaya di dunia, Bill Gates mengatakan: “Jika Anda terlahir sebagai orang miskin, itu bukan salah Anda. Tetapi jika Anda meninggal dalam keadaan miskin, maka itu sepenuhnya kesalahanmu.”

Hambatan menuju sukses, bisa jadi hanya soal cara berpikir. Jika kita mau mengubahnya sedikit, kemungkinan pintu-pintu menuju kesuksesan akan terbuka lebih lebar. Selamat menikmati kesuksesan hidup. (Lifehack.org).

Iklan

Comments

  1. bagus sekali infonya bermanfat dan inspiratif

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: