Telepon dari “Bank,” Ternyata Penipu Kartu Kredit

Kartu kredit_potongPernahkah Anda menerima telepon dari pihak bank yang menanyakan tentang kartu kredit Anda? Jangan percaya mudah percaya. Kasus terbaru menimpa korban yang ditelepon “pihak bank” yang menawarkan “limit” kredit yang lebih tinggi. Kebanyakan orang memang ingin limit kredit yang lebih tinggi agar dapat berbelanja lebih dengan kartu kreditnya.

Si korban pun terperdaya. Komplotan yang beranggotakan Ronaldi alias Andre Budiyanto (29) dan Juanto alias David ini menyamar sebagai petugas bank.  Keduanya lihai memuji korbannya sebagai pemilik kartu kredit yang baik dan teratur membayar tagihan. Karena korban setuju untuk diberikan kartu kredit baru dengan limit lebih tinggi, komplotan tersebut mengatakan bahwa kartu kredit lama korban harus dipotong karena sudah tidak berlaku.

Sekilas prosedur tersebut terlihat wajar, karena pihak bank lazim memotong kartu kredit lama supaya tidak disalahgunakan orang lain. Akan tetapi di sinilah letak kejahatan penipuan bermula. Setelah korbannya percaya, Ronaldi dan Juanto memotong kartu kredit lama orban, tetapi gunting tidak menyentuh chip kartu kredit. Oleh tersangka, chip itu tersebut dipasang lagi di kartu kredit lainnya sehingga dapat dipergunakan untuk bertransaksi.

Kejahatan keduanya tercium ketika mereka membeli satu slop rokok di salah satu toko serba ada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pemilik kartu kredit yang chip-nya dicuri tersebut menerima SMS konfirmasi dari pihak bank penerbit kartu kredit terkait transaksi tersebut. Karena merasa tidak melakukan transaksi, korban langsung melaporkan ke polisi.

“Jadi posisi pelaku terlacak melalui kartu kredit yang mereka gunakan dan kita tangkap semalam,” kata Kompol Sutriyono, Kapolsek Kelapa Gading (27/09/2013).

Kepada polisi, Ronaldi dan Juanto mengaku sudah beraksi setidaknya 6 bulan, dan telah menipu delapan orang pemegang kartu kredit dengan total Rp 75 Juta. Dari tangan keduanya, polisi menyita delapan kartu kredit, uang tunai Rp 15 juta serta sejumlah tanda bukti hasil pengambilan uang dan belanja.

Pemegang kartu kredit memang harus ekstra waspada karena modus para penipu juga semakin canggih dan lihai.

Artikel Terkait Lainnya:

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: