Cara Menghitung Pajak Belanja atau Paket Kiriman Dari Luar Negeri

Anda yang suka berbelanja online atau sering menerima kiriman paket dari luar negeri wajib mengetahui berapa bea masuk dan pajak-pajak untuk paket kiriman tersebut. Jika sebelumnya Kementerian Keuangan membebaskan pungutan untuk paket kiriman dengan harga di bawah USD75 per penerima per hari, maka sejak tanggal 30 Januari 2020 semua paket kiriman dari luar negeri wajib membayar bea masuk dan/atau pajak.

Aturan baru tentang besaran pungutan negara terhadap barang kiriman tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 199/PMK.010/2019 tetang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak atas Impor Barang Kiriman. Dalam ketentuan ini impor barang kiriman dengan harga di atas USD3 kebawah hanya dikenakan Bea Masuk sebesar 10% dan PPN 0%. Sementara untuk paket kiriman dengan harga di atas USD3 dikenai Bea Masuk 7,5% dan PPN 10%.

Sebagai catatan, dalam ketentuan sebelumnya besaran pungutan lebih tinggi yaitu Bea Masuk adalah 7,5%, PPN 10% dan PPh 10 – 20% untuk barang-barang kiriman dengan harga USD75 ke atas.

Penting untuk diketahui bahwa barang kiriman dalam hal ini adalah barang yang diperbolehkan untuk diimpor. Karena ada barang-barang tertentu yang dibatasi atau dilarang untuk diimpor. Barang-barang yang dibatasi impornya, biasanya memerlukan izin dari instansi terkait. Jadi walaupun Anda bisa membayar pajak-pajaknya, tetapi bila tidak punya izin untuk mengimpor barang tersebut, maka barang tetap ditahan oleh petugas untuk selanjutnya dikirim balik ke pengirim atau dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagaimana cara menghitung bea masuk dan pajak barang kiriman saat ini?

Misalkan saja Tomi mendapat kiriman dengan harga USD6 dari kerabatnya di Inggris. Ongkos kirimnya sebesar USD20, asuransi USD2. Bila kurs yang berlaku saat (misalnya) USD = Rp13.500, maka bea masuk dan pajak yang harus dibayar Tomi adalah:

Nilai Pabean = (6 + 20 + 2) x Rp13.500 = Rp378.000

  • Bea Masuk = 7,5% x Rp378.000 = Rp28.350
  • PPN = 10% (Rp378.000 + Rp28.350) = Rp40.635

Dengan demikian total Bea Masuk dan Pajak yang harus dibayarkan Tomi atas paket kiriman tersebut adalah: Rp68.985

Pembayaran dilakukan melalui rekening Kantor Pos atau rekening perusahaan jasa titipan.

Waspadai penipuan mengatasnamakan perusahaan atau instansi pemerintah yang meminta pembayaran pajak barang kiriman ditransfer ke rekening perorangan. Itu pasti penipuan. Baca info penipuan ini di: Penipuan Pengiriman Paket dari Luar Negeri.

Untuk menelusuri kebenaran atau keberadaan paket kiriman Anda dari luar negeri, Anda dapat mengecek dengan cara mengetik nomor airway bill (AWB) atau nomor resi paket tersebut di website Bea Cukai.

Tidak Berlaku untuk Semua Barang

Secara umum dapat disimpulkan bahwa tarif bea masuk dan pajak untuk impor berupa barang kiriman saat ini lebih rendah dibanding ketentuan sebelumnya. Namun demikian, tarif ini tidak berlaku untuk semua barang. Barang kiriman dalam berupa produk tekstil, tas, dan sepatu tetap dikenakan tarif normal produk impor sesuai ketentuan.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan maka impor barang kiriman berupa barang cetakan seperti buku ilmu pengetahuan, majalah, koran, jurnal, buku bergambar, buku mewarnai, buku musik dan semacamnya dibebaskan dari pungutan bea masuk dan pajak.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau permasalahan terkait pengiriman paket dari luar negeri, silahkan hubungi Kantor Bea Cukai di kota Anda atau telepon call center Bea Cukai 1500 225.

 

 

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: