Ini Besaran Bunga Deposito Bank, Desember 2019

Deposito bisa jadi merupakan salah satu pilihan investasi favorit masyarakat Indonesia. Alasannya tentu karena keamanan dana lebih terjamin, dan hasilnya pasti. Sebagaimana prinsip resiko investasi, deposito menawarkan resiko rendah tetapi juga imbal hasil alias bunga yang rendah pula. Berapa sih bunga deposito bank terbaik saat ini?

Data bunga deposito perbankan dapat diakses di Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia. Berdasarkan data PIPU BI per Jumat, 06 Desember 2019 berikut informasi bunga deposito berdasarkan jangka waktu investasi (tenor).

Untuk bunga deposito tenor 1 bulan, Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan penawarannya bunga tertinggi yakni 6.3%. Diikuti Bank ICBC Indonesia dan Bank Mayora dengan bunga 6.1%. Selanjutnya Bank Bukopin memberikan bunga 6%, disusul Bank Mega dan Bank Permata menawarkan bunga 5,8% serta Bank CIMB Niaga 5,7%.

Di tenor 3 bulan, Bank ICBC Indonesia menawarkan bunga deposito paling tinggi sebesar 6.5%. Bank BTN menawarkan bunga 6,3%, disusul Bank Bukopin, Bank CIMB NIaga, dan Bank Mayora dengan tingkat bunga 6,1%. Bank Mega sendiri menawarkan bunga 6% untuk tenor investasi 3 bulan.

Pada deposito tenor 6 bulan, Bank ICBC Indonesia menawarkan bunga paling besar sebesar 6.8% disusul Bank Commonwealth yang memberikan bunga 6,4%. Bank Bukopin dan Bank CIMB Niaga menawarkan bunga 6,3% sementara bank Mayora 6,1%. ada 5 bank yang menawarkan bunga 5,9% untuk tenor investasi 6 bulan yaitu Bank OCBC NISP, Bank Maybank Indonesia, Bank UOB Indonesia, Bank HSBC dan bank Mega.

Untuk deposito dengan jangka waktu 12 bulan, Bank Bukopin dan Bank CIMB Niaga memberikan bunga tertinggi yaitu 6.3%. Selanjutnya ada Bank OCBC NISP yang menawarkan bunga 6,1% disusul Bank HSBC Indonesia serta Bank Mayora dengan tingkat bunga 6%. Bank BTN dan Bank BRI masing-masing menawarkan bunga deposito sebesar 5,9% dan 5,8%.

Nah, jika Anda memiliki dana menganggur yang tidak akan dipergunakan dalam jangka waktu dekat, tetapi tidak juga akan disimpan untuk jangka waktu pangjang maka pilihan investasi deposito bisa menjadi salah satu tempat terbaik untuk mengembangkan duit.

Pajak Deposito

Perlu dicatat bahwa penghasilan bunga deposito dikenakan pajak PPh final sebesar 20%. Pengenaan pajak ini berlaku untuk deposito sebesar Rp7,5 juta ke atas. Untuk investor yang nilai depositonya dibawah Rp7,5 juta, tidak dikenakan pungutan PPh ini.

Sebagai contoh bila Pak Budi memiliki investasi deposito dengan tenor satu tahun pada Bank ABC yang memberikan bunga deposito sebesar 6,2%, maka investasi dan pajak deposito pak Budi adalah sebagai berikut:

Penghasilan bunga = Rp50.000.000 X 6,2% = Rp3.100.000
Pajak deposito = Rp3.100.000 X 20% = Rp620.000
Pendapatan Bunga = Rp3.100.000 – Rp620.000 = Rp2.480.000

Jadi total investasi deposito pak Budi setelah setahun adalah:
Rp50.000.000 + Rp2.480.000 = Rp52.480.000

Tertarik berinvestasi di deposito? Atau Anda ingin mempertimbangkan pilihan investasi lainnya? Selamat berinvestasi.

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: