Pemerintah Terbitkan Sukuk Tabungan, Pilihan Investasi Alternatif Sesuai Prinsip Syariah

Sukuk Tabungan_001_2016Masyarakat Indonesia memiliki tambahan pilihan investasi berbasis syariah yaitu Sukuk Tabungan, ST-001 yang mulai ditawarkan secara umum sejak tanggal 22 Agustus ini. Sukuk tabungan menawarkan imbal hasil tetap sebesar 6,9% per tahun yang dijamin penuh oleh pemerintah. Return ini secara rata-rata lebih tinggi dari imbal hasil wajar yang ditawarkan oleh produk investsi deposito.

Dari sisi syariah, masyarakat tidak perlu was-was lagi karena sebagaimana produk sukuk pemerintah sukuk tabungan sudah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan diterbitkan dengan akad wakalah. Akad wakalah sendiri merupakan akad yang digunakan untuk pelimpahan wewenang oleh satu pihak kepada pihak lain dalam hal-hal yang sudah disepakati untuk diwakilkan.

Dari sisi pengenaan pajak, imbal hasil sukuk tabungan dikenakan pajak hanya 15% sementara bunga deposito dikenai potongan pajak sebesar 20%. Imbal hasil ST-001 dibayarkan secara teratur pada tanggal 7 setiap bulannya, sampai jatuh tempo yaitu dalam jangka waktu 2 tahun.

Dana masyarakat yang dikumpulkan melalui Sukuk Tabungan akan digunakan untuk membiayai segala proyek atau kegiatan yang sudah tercantum di dalam APBN. Dengan demikian, masyarakat sebagai investor ST berperan penting mensukseskan pembangunan nasional.

Lalu apa bedanya Sukuk Tabungan dengan Sukuk Ritel?

Perbedaan utamanya adalah Sukuk Tabungan tidak dapat diperdagangkan pada pasar sekunder sebagaimana Sukuk Ritel. Meskipun demikian, Sukuk Tabungan dapat dicairkan sebelum jatuh tempo (early redemption). Masa jatuh tempo sukuk ritel mencapai 3 tahun sementara sukuk tabungan hanya 2 tahun.

Bagaimana membeli ST-001?

ST-001 sangat terjangkau karena masyarakat bisa membeli ST-001 mulai dari kisaran Rp2 juta – R5 milliar, dan dijamin penuh oleh pemerintah. Sebagai bandingan penjaminan deposito dan tabungan oleh Lembaga Penjamin Simpanan maksimum hanya Rp 2 miliar per orang per bank.

Nah, untuk memulai investasi, calon investor harus sudah memiliki tabungan di salah satu bank umum. Selanjutnya calon investor mendatangi salah satu dari 26 agen penjual ST-001, dan menyetor dana pembelian ke rekening sukuk tabungan dan memesan sukuk tersebut. Dokumen yang diperlukan hanya foto copy KTP. Tahap pemesanan berlangsung selama masa penawaran sampai dengan tanggal 02 September 2016.

Selanjutnya investor menunggu penjatahan ST-o01 yang dilakukan pada tanggal 5 September 2016. Jika tidak berhasil mendapat jatah, calon investor akan menerima kembali dana yang telah disetor, dari agen penjual paling lambat tanggal 9 September 2016.

Adapun ke-26 agen penjual ST-001 adalah sebagai berikut:

Bank Mandiri Bank BCA Danareksa Sekuritas
Bank BRI Bank Permata Trimegah Securities
Bank BTN Bank Panin MNC Securities
Bank BNI Bank Maybank Indonesia Sucorinvest Central Gani
Bank Syariah Mandiri Bank ANZ Indonesia Bahana Securities
Bank Muamalat Indonesia Bank DBS Indonesia Mega Capital Indonesia
Bank BRI Syariah Standard Chartered Bank
Bank OCBC NISP Citibank N.A.
HSBC Bank Danamon Indonesia
Bank CIMB Niaga Bank Mega

 

Investor yang berhasil mendapatkan penjatahan akan mendapat konfirmasi kepemilikan paling lambat tanggal 19 September 2016.

Selamat berinvestasi.

 

Iklan

Comments

  1. Halo,, ini pertama kali saya mampir di blog investasi ini..
    Menarik,,

    Salam, sesama blogger investasi..
    🙂

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: