Iklan

Hati-hati Terhadap Penawaran Bisnis Investasi Uang Digital

Nilai cryptocurrency alias mata uang digital seperti Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Cash, Lite Coin, Ripple dan sebagainya, meningkat fantastis belakangan ini. Grafiknya memang turun naik, namun sejumlah banyak pihak melihat mata uang digital sebagai pilihan investasi baru selain menyimpan uang dalam mata uang yang lazim.

Meski di berbagai negara transaksi dengan menggunakan bitcoin sudah marak, pemerintah Indonesia sendiri belum mengakui legalitas keberadaan mata uang digital. Senada dengan itu, sebuah bank terbesar Asia yaitu DBS dengan tegas menyatakan bitcoin sebagai money game semata dalam bentuk skema phonzi.

Menurut Direktur Teknologi DBS Group, David Gledhill pada acara Singapore Fintech Festival, tansaksi bitcoin sangat mahal dan melibatkan sejumlah biaya yang tersembunyi di dalam mekanisme kripto. Gledhill menegaskan DBS tidak terlibat dalam transaksi apapun terkait bitcoin.

Selain itu, ketenaran mata uang digital mengundang sejumlah pelaku usaha online untuk menawarkan (seolah) peluang bisnis investasi. Modusnya adalah mengulas kesuksesan mata uang digital, kenaikan nilainya, peluang penggunaan mata uang digital dan sebagainya, sehingga terlihat seolah mereka adalah pebisnis di bidang investasi cryptocurrency.

Faktanya, kebanyakan penawaran bisnis investasi semacam ini hanyalah money game alias phonzi yang menawarkan sistim keanggotaan (refferal). Anggota akan mendapatkan persentase dari paket bisnis yang dibeli anggota baru yang direferensikannya, dan seterusnya, membentuk piramida phonzi yang rentan meresahkan masyarakat dan berpotensi berujung penipuan.

Menanggapi kehadiran aneka tawaran bisnis semacam ini, Satuan Tugas Waspada Investasi telah mengambil langkah cepat dan menghentikan operasi beberapa entitas usaha seperti:

  • PT Dunia Coin Digital
  • PT Purwa Wacana Tata
  • Dinar Dirham Indonesia
  • Tracto Venture Network Indonesia

“Kami menghentikan kegiatan mereka untuk menghindari kerugian masyarakat,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing sebagaimana dilansir Kontan.

Jangan lewatkan: Mengenal Aneka Pilihan Investasi

Selain itu, terdapat juga mata uang digital yang menawarkan fitur meminjamkan (lending) alias menginvestasikan duit secara online. Sistemnya, Anda meminjamkan uang Anda lalu sistem akan memperdagangkan. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi sesuai persentaset tertentu.

Masalahnya adalah, tidak ada jaminan untung. Nilai mata uang digital juga naik turun, serta tidak bisa diprediksi. Akibatnya potensi kerugian juga di depan mata. Karena itu, masyarakat yang tidak memahami dengan baik akan mata uang digital, mesti lebih ekstra hati-hati dalam menimbang tawaran-tawaran ini.

Bila ada yang menawarkan keuntungan mudah dan fantastis, kemungkinan besar itulah saatnya Anda menolak dan berkata tidak. (AT)

 

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: