Memaksimalkan Manfaat Asuransi Unit Link

Asuransi_Terbaik_IndonesiaBerbagai permasalahan asuransi saat ini muncul lebih karena ketidakpahaman masyarakat atau kesalahan agen dalam menjelaskan produk asuransi. Menurut Kepala Departemen Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anto Prabowo, agen asuransi sering menjajakan produk unit link sebagai tabungan atau investasi. Padahal tidak sepenuhnya benar, bila unsur perlindungan asuransi yang seharusnya menjadi perhatian utama menjadi terabaikan. Dan ketika ternyata jumlah tabungan/investasi ternyata lebih rendah dari yang diharapkan, nasabah pun merasa ditipu. Lalu apa sebenarnya asuransi unit link? Bagaimana memaksimalkan manfaatnya?

Asuransi unit link merupakan asuransi yang menggabungkan unsur perlindungan asuransi dengan tabungan/investasi reksadana. Jadi uang yang dibayarkan dibagi kedalam 2 pos yaitu asuransi dan investasi. Dengan demikian tidak semua uang nasabah menjadi tabungan investasi.

Investasi reksadana dalam hal ini merupakan “produk reksadana” racikan perusahaan asuransi. Ada reksadana campuran, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana saham. Anda dapat membaca hal ini di sini: Mengenal Investasi Reksadana.

Keberadaan asuransi unit link sepertinya untuk memenuhi harapan masyarakat Indonesia yang menganggap asuransi tradisional sebagai kegiatan pemborosan alias buang-buang uang. Seperti diketahui, dalam asuransi tradisional, tidak ada nilai tabungan yang diperoleh jika ternyata nasabah tidak melakukan klaim. Dengan kata lain uang premi yang  dibayarkan nasabah hangus.

Dengan menambahkan unsur investasi dalam asuransi unit link, nasabah dapat berharap memperoleh nilai investasi dimasa depan. Karena itu, asuransi unit link menjadi naik daun dalam dekade terakhir ini.

Meski terkesan lebih murah, namun dalam asuransi tradisional, nilai premi bisa menjadi semakin tinggi seiring peningkatan usia nasabah. Sementara dalam asuransi unit link, premi seakan lebih besar karena adanya unsur tabungan dalam premi.

Yang menarik dalam asuransi unit link adalah nasabah hanya perlu membayar dalam periode tertentu misalnya 10 atau 15 tahun, tetapi mendapatkan perlindungan jiwa sampai dengan 99 tahun. Asuransi unit link pun dapat ditambahkan fasilitas proteksi lainnya sesuai kebutuhan.

Nah, untuk memaksimalkan manfaat asuransi unit link, nasabah harus memahami benar apa yang dibelinya. Agen asuransi pun harus memberikan penjelasan yang benar, selengkap mungkin termasuk kelebihan dan kekurangan, resiko, dan sebagainya. Asuransi terbaik adalah asuransi yang pas, tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan nasabah.

Beberapa perlindungan penting untuk disertakan dalam asuransi demi mendapat manfaat maksimal unit link:

  1. Perlindungan Jiwa. Dengan semakin membaiknya layanan BPJS Kesehatan, kami banyak menyarankan klien kami untuk mengutamakan perlindungan jiwa saat menyusun proposal asuransi. Masyarakat serng mengabaikan ketidakpastian berupa kematian. Padahal hal ini sangat penting untuk diutamakan, terutama bagi para kepala keluarga atau pencari nafkah utama dalam keluarga.
  2. Perlindungan Penyakit Kritis. Meskipun sudah ada perlidungan asuransi BPJS ataupun asuransi dari kantor sendiri, kebanyakan klien kami memandang perlunya perlindungan penyakit kritis. Perlindungan ini berupa tersedianya dana tunai dari asuransi bila nasabah menderita salah satu dari sejumlah besar penyakit kritis. Soalnya perawatan penyakit kritis biasanya memerlukan biaya besar, meski sudah diluar RS.
  3. Biaya Perawatan RS. Layanan ini sebaiknya dipilih hanya jika nasabah merasa perlindungan atau layanan asuransi yang ada, mis. BPJS, belum memadai.

Bagaimana dengan asuransi pendidikan anak?

Hal ini pun sering disalahjelaskan oleh para agen di lapangan. Nasabah diajak membayar seolah menabung untuk biaya sekolah anak, padahal bukan.

Asuransi pendidikan sejatinya adalah asuransi jiwa orang tua. Artinya, dengan membayar premi, orang tua telah menetapkan sejumlah besaran uang pertanggungan, yaitu uang yang PASTI akan diterima ahli waris jika orang tua meninggal dunia. Hal ini pun sangat penting, karena kematian bisa datang setiap saat dalam aneka bentuk dan cara, tanpa mengenal usia. Asuransi memastikan nasabah telah menyiapkan biaya pendidikan bagi ahli waris, jika hal buruk itu terjadi.

Berapa jumlah yang diterima ahli waris?

Besarnya santunan = Uang pertanggungan + Nilai tunai investasi.

Nilai investasi adalah nilai perkembangan porsi tabungan yang dibayarkan bersama premi. Bila menginginkan tabungan pendidikan lebih besar lagi, nasabah dapat menambahkan porsi tabungan setiap saat. Penambahan ini disebut top up.

Nah, dengan memahami peran asuransi jiwa unit link dari sisi tujuan asuransi pendidikan, maka sebetulnya asuransi jiwa bisa diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk dan manfaat sesuai keperluan nasabah, misalnya:

  1. Menjamin kelangsungan adat. Hal ini penting bagi etnis tertentu yang proses pemakamannya memerlukan biaya besar. Dengan mengambil polis ini maka nasabah dapat memastikan proses pemakamannya sendiri (atau tertanggung lainnya) dapat berlangsung secara layak tanpa membebani keluarga secara keuangan.
  2. Persiapan Dana Pensiun. Masa kerja merupakan saat mengumpulkan aset yang seharusnya bisa dinikmati saat pensiun tiba. Asuransi unit link bisa dipergunakan sebagai persiapan dana pensiun, tentu dengan perlindungan kesehatan dan jiwa nasabah. Seperti apa masa pensiun yang diinginkan? Tentu tidak seperti kebanyakan pensiunan saat ini bukan? Masa pensiun seharunya menjadi masa sukacita, dan tidak membebani orang lain. Persiapkan dari sekarang. Jangan ragu saat menyebut milyar Rp sebagai dana pensiun yang Anda harapkan di usia pensiun nanti. Dengan persiapan yang baik, Anda bisa menyiapkannya dari sekarang dengan nominal premi yang terjangkau.
  3. Perlindungan Usaha. Hampir semua bisnis mengambil fasilitas kredit perbankan. Namun bila nasabah mengalami sakit kritis atau meninggal maka kredit pun macet. Untuk membayar kredit, unit-unit usaha atau aset pun dijual, terkadang dnegan harga yang sangat murah. Untuk mengatasi hal ini, maka asuransi unit link yang tepat bisa menjadi solusi, yaitu menyediakan dana sebesar agunan atau sebesar nilai aset jika nasabah meninggal atau sakit kritis. Dengan demikian usaha terus berjalan, bahkan dalam jangka waktu tertentu bisa menambah aset atau lini bisnis baru.
  4. Penggandaan Aset. Semua orang tua pastinya menginginkan meninggalkan warisan yang layak dan adil bagi pasangan atau keturunannya. Biasanya nasabah dengan tujuan ini membuat pertanggungan sesuai besar aset yang ada atau yang ingin dibagikan. Uniknya, uang warisan yang diperoleh dari pertanggungan asuransi, tidak dikenai pajak. Hal ini berbeda dengan warisan lainnya yang dalam pembagiannya merupakan objek pajak. Jika masa tak terduga tiba, aset pun berlipat ganda.
  5. Aneka tujuan lainnya sesuai kebutuhan nasabah. Nasabahlah yang menentukan!

Apakah membayar premi, nasabah menjadi kehilangan uangnya?

Tidak juga. Dalam menyusun proposal asuransi dengan ramuan yang tepat diusahakan agar nasabah tidak kehilangan uangnya, tetapi harusnya bisa “terkumpul kembali” dalam 10 tahun, dan bahkan semakin besar. Inilah yang disebut pelipatgandaan aset. Bila hal ini diterapkan dengan seksama dan benar maka asuransi unit link layak disebut sebagai tabungan/investasi.

Kesimpulannya, dengan racikan yang pas, asuransi unit link bisa melindungi maksimal sekaligus menambah aset nasabah dan/atau ahli warisnya.

Ingin mendiskusikan hal ini lebih lanjut? Silahkan  HubungiKami.

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: