Tips Memilih Saham yang Baik

investment_sahamIndeks saham Indonesia (IHSG) saat ini dalam posisi turun sehingga banyak kalangan yang justru melihatnya sebagai peluang mengoleksi saham-saham terbaik dalam portofolio investasinya. Para penasehat keuangan memang menyarankan untuk memasukkan saham, baik investasi saham langsung atau melalui reksadana saham sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Misalnya saja untuk kebutuhan pendidikan anak, atau tujuan-tujuan lainnya dimasa lebih 5 tahun mendatang.

Nah, lalu apakah tips dalam memilih saham yang baik?

Saham yang baik tentunya tergantung pada fundamental perusahaannya. Perusahaan dengan fundamental kuat ditandai dengan kestabilan bisnis dalam masa-masa sulit seperti krisis ekonomi. Dengan kata lain, perusahaan tersebut tidak terlalu dipengaruhi oleh gejolak di sekitarnya.

Baca juga: Belajar Berinvestasi

Kita beruntung karena telah melalui beberapa badai ekonomi. Dengan demikian kita bisa melihat kembali catatan kinerja perusahaan dimasa-masa tersebut. Bagaimana goyangan sahamnya, apakah terjun jauh, dapatkah kembali stabil, berapa lama waktu yang diperlukan untuk recovery, ataukah malah kolaps. Semua bisa dipelajari sebagai masukan.

Menilai kekuatan pondasi suatu usaha juga dengan mudah dilihat dari beberapa hal, antara lain ROI (Return on Investment). Pilihlah saham perusahaan yang ROI-nya lebih tinggi dibandingkan rata-rata ROI perusahaan lain di kategorinya.

Sebagai investor, sangatlah penting bagi kita untuk megetahui kinerja laba bersihnya. Apakah ada pertumbuhan dalam beberapa tahun ini. Perhatikan pula margin usahanya. Pilihlah perusahaan yang margin usahanya di atas rata-rata margin usaha kelompok usaha se-golongannya.

Sangat penting pula untuk menilai pertumbuhan penjualan. Apakah ada ekspansi usaha. Serta bandingkan dengan beban penjualan. Perusahaan yang baik seharusnya memiliki pertumbuhan penjualan lebih besar dari pertumbuhan beban. Jika tidak demikian, dapat disimpulkan bahwa manajemen sedikit boros. Namun dalam situasi tertentu misalnya adanya ekspansi besar-besaran, bisa saja pertumbuhan beban lebih besar dari pertumbuhan penjualan.

Investasi saham itu tidak perlu rumit kok. Anda pun bisa melakukannya dengan mudah.

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: