Mendeteksi Penipuan Jual Beli Properti Online

penipuan_jual_beli_properti_onlineMelakukan transaksi jual-beli bahkan sewa rumah, apartemen, ruko bahkan tanah di dunia online sudah jamak dan sangat memudahkan. Namun perlu diwaspadai pula bahwa banyak pula orang dengan berbagai modus berusaha memanfaatkan kelengahan konsumen untuk mengeruk keuntungan melalui penipuan.

Sebagai konsumen, kita mesti cerdas dan setidaknya dan memperhatikan hal-hal berikut saat menganalisa tawaran properti:

Waspadai iklan properti dengan harga sangat murah.

Murah. Semua orang menyukai kata ini, tak terkecuali saat mencari properti yang akan dibeli ataupun disewa. Para penipu pun memanfaatkannya dengan mengiklankan properti dengan harga sangat murah, letaknya strategis, prospek investasinya menarik dan sebagainya.

Saat dihubungi, mereka menggunakan berbagai cara dan alasan agar pembeli mau menyetor sejumlah uang sesegera mungkin.

Misalnya: “…saat ini ada beberapa calon pembeli di sini yang menawar rumah ini. Jika bapak/ibu mau, tolong transfer saja uang muka sebagai tanda jadi untuk mengikat harga” atau “…saat ini pemiliknya sedang di luar kota. Silahkan transfer uang dulu agar Anda diprioritaskan untuk memiliki rumah tersebut…” dan aneka kata-kata penuh trik lainnya.

Tak sedikit yang tertipu modus ini, dan menyesal kemudian karena properti yang ditawarkan tidaklah ada. Setelah uang ditransfer, nomor telepon yang mengiklankan pun tidak dapat dihubungi lagi.

Tips: Jangan pernah membayar apapun tanpa melihat langsung properti dan dokumen lengkapnya.

Kejelasan Identitas Agen/Penjual

Kebanyakan properti saat ini ditawarkan oleh agen ataupun teman dan kerabat si pemilik asli properti. Untuk menghindari penipuan sebaiknya pastikan Anda bertransaksi dengan pemilik properti langsung atau agen properti dari perusahaan yang terpercaya. Selidiki dan ketahui dengan baik agen yang menghubungi Anda. Anda bisa juga melakukan pengecekan ke kantor agen tersebut.

Bila Anda melakukan pembelian properti dengan KPR, penyelidikan keabsahan dokumen properti bisa juga dilakukan oleh pihak bank tempat Anda mengajukan properti karena mereka akan menahan sertifikat dan dokumen terkait lainnya sebagai agunan.

Waspadai Jadi Korban Phising

Situs jual beli properti online bisa menjadi tempat empuk para penipu online untuk mendapatkan data rahasia calon korban (teknik phising), yang ujung-ujungnya bisa digunakan untuk menguras isi rekening korban. Karena itu, jangan pernah memberikan data pribadi seperti nomor rekening, alamat lengkap, apalagi nomor kartu atam/kartu kredit kepada siapapun yang Anda temui di dunia online, dengan dalih apapun. Demikian juga jangan pernah memberitahukankan verifikasi kartu kredit Anda (nomor dibelakang kartu) kepada siapapun.

Uang yang diperlukan untuk membeli properti tidaklah sedikit. Karena itu, jangan ragu untuk sedikit bercapek-capek mencari dan menyelidiki properti yang Anda inginkan. Namun jika ada suatu tawaran iklan properti yang terlalu indah dan sepertinya sayang untuk dilewatkan, mungkin memang sebaiknya Anda lewatkan saja.

Be smart guys…

 

Iklan

Comments

  1. Ketika melakukan jual beli via internet,
    sebaiknya bayar dulu sebelum barang datang, atau barang datang baru baya,
    karena 2 cara tersebut bertolak belakang antara pembeli dan penjual?
    thanks

  2. Brayantono says:

    Walaupun tidak banyak, ada penjual online yang memungkinkan pembayaran di tempat. Namun Anda mesti sangat hati2 karena sudah banyak yang tertipu, apalagi kalau brang yang ditawarkan kelewat murah…kemungkinan penipuan.
    Sementara itu, kebanyakan toko online modern justru hanya mau melayani pesanan setelah dibayar, baik lewat transfer ataupun kartu kredit. Ini pun Anda mesti seleksi benar, pastikan hanya berbelanja di toko online terpercaya. Cari info dulu tentang toko online tersebut sebelum bertransaksi. Dalam hal ini Google pasti akan sangat membantu.

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: