Iklan

Setidaknya 50 Wanita Terperdaya Tipuan Facebook Sang Datuk dari Malaysia

Online-Dating-Scam_Seorang wanita paruh baya asal Jakarta kembali menjadi korban penipuan Facebook. Sebagaimana dilansir Metro Malaysia (24/3) wanita tersebut berkenalan dengan seorang Datuk di Facebook. Perkenalan online tersebut berujung pada tumbuhnya rasa suka. Lewat percakapan online (chat) sang datuk rupanya mengngkapkan rasa cintanya pada -sebut saja- Lady.

Lady terpikat. Terlebih ketika ia diberitahu bahwa sang datuk memiliki usaha tambang di Sarawak, Malaysia. Saat datu meminta bantuan keuangan untuk mengembangkan bisnis, Lady tak keberatan. Setidaknya Rp971 juta telah dikirimkannya kepada sang kekasih online.

Lady pun penasaran dan ingin bertemu langsung dengan datuk pujaan hati. Lady terbang ke Malaysia. Namun sayangnya ia tidak bisa bertemu orang yang selama ini dikenalnya lewat foto-foto yang dikirim di facebook. Sebaliknya, ia malah diarahkan ke sebuah hotel di Bukit Bintang, Malaysia. Di sana ia bertemu dengan pria Afrika yang malah memintanya untuk membawa uang Rp31 triliun!

Lady belum menyerah. Ia kembali datang ke Malaysia mencari kekasih hati, namun kembali gagal menemukan orang yang selama ini berkomunikasi dengannya di dunia online. Lady pun sadar telah ditipu lalu menghubungi polisi setempat.

Penyelidikan pihak kepolisian setempat menunjukkan setidaknya ada 50 wanita lainnya yang tersebar di Asia Tenggara yang juga menjadi korban penipuan modus datuk Malaysia. Rata-rata mereka adalah wanita paruh baya yang memiliki sumber daya keuangan baik. Lady pun hanya bisa termangu menyadari keteledorannya.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Seiring kemajuan dunia informasi, berkembang aneka modus penipuan, salah satunya adalah tipuan Nigeria. Namanya tipuan Nigeria karena modus ini dikembangkan awalnya dari komplotan dari Nigeria, dan berkembang ke pelaku dari negara lain juga. Namun saat ini masih diddominasi oleh para pelaku dari Afrika.

Mereka menghubungi korban secara acak di media sosial, tentu saja menggunakan identitas palsu termasuk foto. Mereka akan menggunakan foto-foto bule atau status orang terhormat, termasuk Datuk. Padahal mereka adalah orang yang sangat berbeda. Datuk online yang dikenal Lady selama ini sebetulnya sekumpulan penjahat online, salah satunya adalah orang Afrika yang ditemuinya. Tetapi Lady tentu saja tidak menyadari bahwa orang yang didepannya adalah datuk gadungan yang telah bercakap-cakap online dengannnya selama ini. Bila Anda terperdaya akan tipuan perkenalan online ini, maka kisahnya tidak akan beda jauh dengan apa yang dialami oleh Lady, dan kawan-kawan.

Modus penipuannya pun berkembang. Termasuk diantaranya adalah tipuan kiriman paket dari luar negeri. Para kekasih gadungan ini biasanya mengibuli korbannya dengan mengantakan bahwa mereka mengirim uang atau paket yang berisi barang berharga. Namun untuk mengambil paket tersebut, para korban dimintai uang dengan alasan biaya pajak, bea masuk ataupun biaya administrasi. Untuk meyakinkan korbannya, para pelaku juga mengirimkan bukti pengiriman yang tentu saja palsu. Paket tersebut memang tidak pernah ada alias hanya tipuan semata.

Tips:

Untuk menghindari penipuan ini, selalu gunakan akal sehat, kedepankan logika saat membaca informasi dan menanggapi perkenalan di dunia online. (Pict.: Familynow.com)

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: