Iklan

Dikemanakan Uang Subsidi BBM Itu?

Subsidi_BBMPenghilangan komponen subsidi pada bahan bakar minyak (BBM) mengharuskan pengguna kendaraan harus membayar Rp2000 lebih mahal untuk setiap BBM. Selama ini subsidi memang tidaklah tepat sasaran karena diberikan bagi pemilik kendaraan sementara masih banyak rakyat Indonesia yang hidup miskin tetapi tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah. Disisi lain, dana untuk pembangunan tidaklah memadai. Dengan penghilangan subsidi kini, pemerintah bisa berhemat pengeluaran triliunan rupiah. Lalu diapakankah uang tersebut?Presiden Jokowi berulang kali menegaskan bahwa pemborosan anggaran yang terjadi selama ini akan dialihkan ke tujuan-tujuan yang lebih produktif. Karenanya, sejumlah proyek inftrastruktur untuk memajukan mendukung pembangunan di berbagai daerah sudah disiapkan. Pemerintah juga telah mencanangkan akan membangun puluhan pelabuhan, bandara, serta membeli kapal-kapal angkut untuk membantu pemerataan ketersediaan barang di seluruh wilayah Indonesia.

Artikel terkait: BBM Mahal? Ini Tips Berhemat Bahan Bakar

Selain itu, pemerintah mengalihkan subsidi BBM yang selama ini dinikmati pengguna kendaraan menjadi subsidi bagi keluarga tidak mampu. Setidaknya Rp6,4 triliun disiapkan setiap bulan bagi rakyat miskin! Masing-masing keluarga akan mendapatkan bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan, dengan jumlah keluarga sasaran adalah sebesar 15,5 juta keluarga miskin.

“Jadi 15,5 juta rumah tangga, Rp200 ribu perbulan, paling gak untuk dua bulan tahun ini itu butuh Rp6,2 triliun,” kata Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Selasa (18/11). Dana tersebut langsung cair melalui Kartu Keluarga Sejahtera yang sebelumnya telah didistribusikan kepada yang berhak. Dengan demikian rakyat yang berhak bisa langsung menikmatinya. “Sekarang sudah bisa dicairkan sekaligus Rp400 ribu untuk dua bulan sampai dengan 2 Desember,” tambahnya.

Baca juga: Tabunganku, Tabungan Rakyat tanpa Biaya Administrasi

Dana bantuan ini disiapkan pemerintah untuk menopang penurunan daya beli masyarakat miskin sebagai dampak penyesuaian harga BBM bersubsidi. Namun demikian, menurut Menkeu, dampak inflasi hanya akan terasa pada tiga bulan pertama setelah pencabutan subsidi. “Seperti 2013, dampaknya hanya akan terasa dalam tiga bulan pasca penaikan. Bulan ke-4 balik normal kembali tekanannya,” kata Bambang.

Selain itu, Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago menegaskan bahwa dana subsidi BBM akan dialihkan untuk membangun irigasi untuk mendukung peningkatan produksi pangan.

“Untuk meningkatkan produksi pangan kita, itu (anggaran subsidi) akan digunakan untuk memperbaiki irigasi yang rusak, untuk membangun irigasi yang baru. Insya Allah dalam dua tahun kita akan bisa swasembada beras,” ungkap Andrinof penuh optmisme disela pengumuman penyesuain harga BBM bersubsidi pada Senin (17/11) di Istana Negara, Jakarta.

Untuk mengatasi kelangkaan energi, anggaran subsidi tersebut akan digunakan untuk membangun sejumlah pembangkit listrik. “Untuk peningkatan produksi energi, kita harus mempercepat realisasi dari pembangunan pembangkit, apakah itu pembangkit listrik di mulut tambang, kemudian pembangkit-pembangkit lain,” tambahnya.

Pemerintah sepertinya sedang berpacu dengan waktu mengejar berbagai ketertinggalan. Tugas kita sebagai rakyat adalah mengawasi pelaksanaan janji-janji pemerintah serta mendukung berbagai inisiatif pembangunan yang telah dicanangkan. Pastikan pengalihan subsidi BBM sungguh-sungguh bisa memprioritaskan untuk kepentingan masyarakat dan membuat masyarakat bisa lebih produktif.

 

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: