Nasehat dalam Memilih Investasi Terbaik

investasi_terbaikKata investasi dulunya berkonotasi dengan orang kaya atau modal yang besar. Namun sekarang, masyarakat semakin paham bahwa investasi ternyata dapat dilakukan siapa saja, bahkan sudah menjadi keharusan jika tidak ingin hari tua menjadi terlunta. Seiring penyebaran informasi, pilihan ragam investasi pun semakin banyak. Namun, permasalahan klasik selalu muncul: Apa sih investasi terbaik yang pas buat saya?

Menjawab pertanyaan ini tentunya gampang-gampang susah. Investasi sendiri tentu harus disadari sebagai upaya yang bertujuan mengembangkan uang (atau aset) yang ada saat ini atau pun yang akan diperoleh, agar dapat mensejahterakan dimasa mendatang. Karenanya tujuan baik ini harus dijalani dengan senang hati, jangan sampai membuat risau, stress atau malah jantungan. Karena itu, memilih bentuk investasi harus dilakukan dengan hati-hati pula bagaikan memilih pasangan hidup.

Penasehat investasi, Elvyn G. Masassya menyarankan beberapa langkah cerdas yang dapat menjadi acuan bagi para calon investor pemula. Pertama, calon investor mesti tahu persis rencana investasinya serta memahami hal-hal mendasar dalam berinvestasi. Jangan berinvestasi hanya karena saran dari rekan, keluarga atau penasehat investasi semata. Apalagi kalau hanya karena terpengaruh iklan, prmosi internet, ataupun media massa lainnya. Seorang investor yang baik harus memahami dimana dan bagaimana uangnya diinvestasikan, darimana datangnya keuntungan. Termasuk dalam hal ini, ia harus paham potensi resiko dan keuntungan yang dihadapinya.

Buka Dulu Karungnya

Mengapa hal tersebut penting? Karena setiap investasi memiliki potensi resiko dan keuntungan berbeda, demikian pula setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda. Kepribadian ini, harus disesuaikan dengan pilihan jenis investasi. Anda yang mudah panik bila ada penurunan kecil dalam nilai investasi, tentu tidak cocok berinvestasi di saham yang pergerakannya dinamis, meski saham itu sebetulnya berpotensi sangat menguntungkan. Karakter ini mungkin hanya pas berinvestasi di deposito atau reksadana pendapatan tetap yang tak terlalu beresiko, tetapi imbal hasilnya juga pas-pasan. Jika modal cukup banyak, investor konservatif seperti ini biasanya cocok juga membeli properti untuk tujuan investasi.

Sebaliknya, bagi Anda yang cukup berani mengambil resiko, jangan menempatkan seluruh dana investasi di deposito. Pilihlah regam investasi yang berpotensi memberi keuntungan besar seperti saham ataupun reksadana saham. Tentu dengan mempelajari dan memahami resiko-resiko yang ada.

Yang tidak kahal penting adalah tujuan investasi. Apakah Anda ingin berinvestasi untuk naik haji 3 tahun lagi, atau beli rumah 10 tahun mendatang ataukah liburan ke luar negeri tahun depan? Jika dana akan Anda pakai tahun depan, sebaiknya simpan di deposito karena memberi hasil yang pasti. Akan tetapi jika Anda ingin berinvestasi untuk suatu tujuan 10 tahun nanti, maka pilihannya lebih banyak; bisa reksadana saham, saham, emas,  properti, atau membuka usaha.

Pertimbangan kedua adalah dalam pemilihan lembaga investasi. Banyak orang yang tidak menyediakan waktu cukup dalam menilai lembaga atau institusi penyelenggara investasi, terutama saat memilih produk reksadana. Biasanya calon investor hanya fokus pada jenis reksadananya dan gambaran janji imbal investasi. Padahal, hasil investasi sangat berkaitan erat dengan kepiawaian perusahaan mengelola dana masyarakat yang dikumpulkannya. Karenanya sangat penting untuk memahami rekam jejak perusahaan, termasuk orang-orang didalamnya karena ditangan merekalah nasib investasi dan masa depan kesejahteraan Anda.

Hal di atas tentu berlaku dalam setiap pilihan investasi. Pelajari baik-baik pilihan yang ada. Bila ingin berinvestasi properti ketahui potensi pembangunan di sekitar lokasi pilihan Anda. Jangan mudah tergiur tawaran harga. Dengan meluangkan waktu, Anda tidak akan buta-buta memilih kucing dalam karung.

Jangan Serakah

Hal ketiga adalah tentang keserakahan. Hasrat besar untuk mendapat untung bisa menjadi langkah awal kerugian besar dalam investasi. Kasus-kasus penipuan investasi dan bisnis yang marak terjadi belakangan ini, umumnya dilatarbelakangi oleh keserakahan para investor serta kebodohan tentunya. Kebanyakan mereka ingin memperoleh hasil besar dengan mudah dan cepat, tetapi tidak mau mempelajari bagaimana dan dimana uang mereka akan diputar dan mendatangkan keuntungan. Akibatnya, tidak sedikit yang menanggung rugi sekaligus malu.

Elvyn juga mengingatkan para investor saham untuk tidak serakah. Pergerakan saham bisa memancing para investor serakah untuk mengambil langkah tanpa pertimbangan matang sehingga bisa saja justru mengakibatkan kerugian. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu tips yang bisa dilakukan adalah dengan menetapkan target keuntungan dan membatasi alokasi dana. Artinya, dana investasi tidak akan ditambah sebelum dilakukan review menyeluruh terhadap portofolo investasi yang dimiliki. Review ini bisa dilakukan periodik, misalnya 6 bulanan atau tahunan.

Timing yang Tepat

Keempat, investor yang baik tahu kapan waktu memulai investasi dan kapan berhenti. Jika investor sudah bisa menetapkan timing yang pas, dapat dipastikan investor tersebut akan jauh dari masalah atau kerugian besar. Untuk itu investor harus bisa menghitung atau memperkirakan potensi-potensi pilihan investasi yang kira-kira dapat memberi hasil yang tinggi, kesanalah dana investasi dialokasikan. Sekali lagi ini berlaku dalam semua jenis piliha investasi, baik saham, reksadana, properti, emas dll.

Prisnsip utama investasi memang buy low sell high, beli saat murah dan jual saat harga naik. Akan tetapi dalam hal-hal tertentu ada juga prinsip lainnya yaitu buy high sell higher, beli saat harga mahal, dan jual saat harganya lebih mahal lagi. Tentu saja hal ini bisa terjadi bukan?

Jadi saat harga produk investasi lagi turun, jangan panik. Bisa jadi itu justru saatnya Anda menambah dana investasi agar Anda bisa memperoleh keuntungan jika harganya sudah naik kembali. Demikian juga untuk produk-produk investasi yang selama ini mungkin Anda anggap mahal, namun ternyata Anda nilai masih berprospek untuk naik lagi, dapat dipertimbangkan untuk menjadi pilihan investasi.

Nah, dengan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pilihan investasi terbaik bisa sangat beragam dan berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung pada tujuan investasi, kepribadian (profil) investasi seseorang, serta dana yang tersedia. Yang jelas, investasi mutlak diperlukan jika Anda menginginkan masa depan yang lebih sejahtera. Jalankan investasi Anda dengan analisa yang baik agar mendatangkan hasil yang menggembirakan pula.

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: