Berapa sih Modal Minimal untuk Memulai Berinvestasi Saham?

saham-bisnis-investasiBerinvestasi saham semakin dilirik masyarakat masa kini seiring meningkatnya pemahaman mudahnya ikut menikmati potensi keuntungan di pasar modal. Apalagi masyarakat makin paham pentingnya investasi untuk mengalahkan kenaikan harga-harga (inflasi) yang melaju jauh lebih besar dari bunga tabungan. Lalu berapa sih dana minimum yang sebaiknya disiapkan untuk memulai investasi saham?

Pastikan Anda telah membaca: Mengenal Sekilas Investasi Saham

Untuk memulai investasi saham, Anda sebagai investor diminta untuk mendaftar dan membuka rekening di perusahaan efek/sekuritas resmi di kota Anda, yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Untuk membuka rekening, sebetulnya tidak diperlukan dana besar. Seiring meningkatnya kemudahan berinvestasi saham, dana minimum yang dipersyaratkan adalah sekitar Rp100 ribu – Rp5 juta, sesuai kebijakan masing-masing perusahaan sekuritas. Jangan lupa menambahkan fee broker yang biasanya berkisar 0,25% dari harga transaksi.

Untuk diketahui bahwa minimum pembelian saham adalah 1 lot (100 lembar). Jadi, hanya dengan Rp100 ribu di rekening, Anda dapat membeli 1 lot saham yang harga per lembarnya Rp1.000 bukan? Namun demikian, sesuai dengan kondisi saat ini, agak susah untuk menemukan saham yang memiliki fundamental baik dengan di kisaran harga Rp1.000 per lembar, apalagi jika Anda ingin berinvestasi atau melakukan trade saham-saham blue chips alias saham papan atas.

Saat penulisan artikel ini, beberapa saham perusahaan memang masih memiliki seharga Rp50 per lembar. Akan tetapi jika Anda menginginkan mengangankan berinvestasi di saham blue chips, Anda harus merogoh kocek sedikit lebih dalam. Misalnya, saja harga saham PT Unilever saat artikel ini ditulis, sudah mencapai Rp29.250 per lembar. Dengan demikian, untuk membeli 1 lot saham PT Unilever, dana yang harus disiapkan adalah Rp2.925.000 (100 lbr x Rp29.250), masih ditambah Rp7.312 (0,0=25% x Rp2.925.000) untuk fee broker.

Nah, dengan modal yang kecil, investor kemungkinan hanya akan membeli jumlah dan jenis saham yang terbatas. Dengan modal yang lebih besar, investor dapat membeli beberapa jenis saham (diversifikasi) sehingga resiko pun menjadi lebih terbagi. Intinya, untuk memulai berinvestasi saham, ternyata tidak perlu menjadi orang kaya bukan? Siapapun bisa mulai berinvestasi saham.

Nah, sudah siap berinvestasi saham hari ini?

Iklan

Comments

  1. deko aprianto says:

    saya ingin nermain di saham tp gk tau mulai dri mna……

  2. Aku ingin tau lebih dalam tetang saham

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: