Pengetahuan Keuangan Bikin Pegawai Lebih Nyaman Bekerja

Penelitian dari PwC menunjukkan bahwa 56% karyawan mengaku stres dengan keuangan mereka. Stres ini tidak hanya terjadi di rumah – stres ini juga terbawa ke kantor setiap pagi, yang memengaruhi fokus, produktivitas, dan bahkan retensi pegawai. Mengapa demikian dan bagaimana peran penting kantor untuk mengatasinya?

Dimasa kini, kelas pekerja umumnya tidak memahami dasar-dasar pengelolaan uang. Sebagian besar memilih bertanya ke teman, keluarga, medsos, Google, dan Reddit – dan hanya makin kewalahan karena tidak ada satu pun sumber tepercaya sebagai panduan yang jelas dan dapat diandalkan. Dan bahkan jika mereka menemukan informasi yang bagus, sulit untuk mengetahui apakah itu relevan untuk situasi spesifik mereka.

Nasihat keuangan yang dulunya dipersonalisasi dulunya hanya tersedia bagi orang kaya dan berpenghasilan tinggi. Namun, kemajuan teknologi dan model penyampaian yang inovatif telah meruntuhkan hambatan tersebut. Bebargai alat bantu dan keahlian pengetahuan yang mengubah hidup, makin mudah dijangkau setiap orang. Perusahaan kini dapat berperan memberdayakan karyawan untuk lebih percaya diri terhadap keputusan keuangan pribadinya.

Membantu Mengatasi Masa-masa Sulit

Linda W, 35, seorang pekerja swasta, setelah menghadiri seminar daring tentang menabung dan membuat anggaran, termasuk aturan penganggaran 50/30/20, kemudian berdiskusi lebih lanjut dengan seorang penasihat keuangan. Ia tengah menghadapi perubahan hidup yang menantang dan tekanan finansial yang menyertainya: utang tak terduga, kebingungan, dan ketidakpastian. Bagi orang semacam Linda, bukan hanya nasihat yang diterimanya – tetapi juga bagaimana ia merasa diperhatikan dan didukung.

“Itu adalah percakapan finansial paling fantastis dalam hidup saya,” katanya Linda bahagia. “Akhirnya ada seseorang yang menemui saya di tempat saya berada, dengan empati dan arahan yang dapat ditindaklanjuti.”

Hidup terus berjalan – anak-anak, pembelian rumah, perubahan pekerjaan, perceraian, duka cita – dan orang-orang membutuhkan dukungan tepercaya untuk membuat keputusan cerdas pada saat-saat tersebut. Namun, tanpa alat, teknologi, dukungan manusia, dan sumber daya yang tepat, mungkin sulit untuk menjalani saat-saat tersebut.

Mengatasi Beban Hutang

Dimasa kini, sebagian besar pekerja memiliki hutang, sebagaimana sebagian besar masyarakat. Bahkan di Amerika, hutang telah menjadi hal yang lumrah, di semua tingkat pendapatan dan tahap kehidupan. Menurut data tahun 2023 rata-rata orang Amerika memiliki hutang Rp1,6 milyar. Karena suku bunga berfluktuasi dan tekanan inflasi terus berlanjut, banyak rumah tangga merasa semakin sulit untuk membayar, yang menyebabkan meningkatnya tekanan finansial dan menurunnya stabilitas jangka panjang.

Beban hutang konsumtif, pinjaman online dan kartu kredit, telah menempatkan banyak orang dalam posisi yang sulit, mencoba keluar dari apa yang tampaknya mustahil. Mengatasi utang bukan hanya tentang melunasinya – tetapi tentang memahami akar penyebabnya, membangun kebiasaan yang lebih baik, dan memiliki akses ke sumber daya yang mendukung kesehatan finansial jangka panjang.

Dalam hal ini, pimpinan perusahaan harus memberi dukungan kesempatan edukasi finansial untuk membantu pegawai mampu membuat rencana keuangan dan memperoleh kepercayaan diri serta mengetahui tindakan yang perlu diambilnya. Dalam banyak kasus, pegawai lebih memahami cara memprioritaskan beban utang yang berbeda-beda, cara mengekang pengeluaran, dan di mana harus membuat perubahan dalam kebiasaan keuangan sehari-harinya. Diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama, pegawai dapat melunasi sebagian hutang yang dimilikinya, dan disiplin di jalur yang tepat untuk terbebas dari utang.

Lebih Cerdas Hadapi Perubahan Dunia Keuangan

Keuangan pribadi, yang dulunya hanya soal menyeimbangkan gaji dan menabung untuk masa pensiun, kini telah melibatkan serangkaian pilihan yang membingungkan bagi kebanyakan orang. Dari mata uang kripto hingga pendapatan ekonomi freelancer, rekening tabungan online, aneka tawaran investasi, hingga pay later, membuat pilihan keputusan makin beragam. Namun jarang orang yang benar-benar memahaminya. Kebanyakan orang hanya memiliki sedikit pengetahuan formal tentang cara mengelola pilihan-pilihan ini secara bertanggung jawab.

Survei terkini menunjukkan besarnya tantangan tersebut. Menurut Personal Finance Index (P-Fin) 2023, orang dewasa AS, rata-rata, menjawab dengan benar kurang dari setengah pertanyaan literasi keuangan dasar. Satu dari empat orang dewasa tidak dapat menjawab lebih dari seperempatnya. Kompleksitas sistem keuangan saat ini telah melampaui sumber daya yang tersedia bagi orang untuk belajar dan beradaptasi secara efektif, dan akibatnya orang menanggung beban keuangan yang signifikan dan tantangan yang muncul karena tidak mengetahui apa yang harus dilakukan terkait dengan uang mereka.

Coba cek: Sehatkah Keuangan Anda?

Pentingnya Peran Kantor atau Perusahaan Tempat Bekerja

Kantor atau perusahaan sebagai pemberi kerja karena memiliki posisi yang strategis untuk membantu para pegawainya lebih sejahtera lahir batin. Salah satunya adalah dengan menawarkan edukasi keuangan yang memadai, perusahaan dapat memberdayakan karyawan untuk membangun rasa percaya diri, mengembangkan keterampilan penting, dan berkontribusi pada tenaga kerja yang lebih kuat dan lebih fokus. Dengan menyediakan dukungan ini secara gratis bagi karyawan mereka, memperkenalkan karyawan kepada sumber daya yang tepercaya, dan bahkan menyediakan waktu di tempat kerja untuk mempelajari keuangan, mereka dapat mengatasi hambatan utama yang sering kali menghalangi individu untuk mendapatkan akses ke pendidikan dan kesehatan keuangan.

Lebih jauh lagi, para pemberi kerja memainkan peran besar dalam penyusunan sumber daya keuangan seseorang, menyediakan gaji, tunjangan, dan sering kali rekening pensiun bagi karyawan mereka. Wajar saja jika para pemberi kerja juga menjadi penyedia literasi keuangan yang ideal. Dampaknya pun akan meluas hingga melampaui masalah penganggaran atau utang – dampaknya menciptakan kepercayaan, stabilitas, dan pemberdayaan.

Edukasi keuangan bisa jadi merupakan strategi dukungan terbaik bagi karyawan Anda tahun ini. (AL)

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..