Iklan

Bawa Barang Dari Luar Negeri, Begini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya

Bila Anda ingin bepergian ke luar negeri atau berniat kembali ke Indonesia, pastikan Anda memahami peraturan pemerintah mengenai barang apa saja yang boleh dibawa dan bagaimana menghitung bea atau pajak-pajak terkait barang yang Anda bawa. Hal ini penting agar Anda terhindar dari permasalahan di bandara atau pelabuhan internasional yang Anda lalui.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam jumpa pers di Jakarta (28/12) menyampaikan perlunya merevisi aturan sebelumnya yaitu PMK Nomor 188 Tahun 2010 terkait pengawasan barang bawaan penumpang dan awak pesawat/kapal dari luar negeri. Hal ini menyesuaikan dengan perubahan gaya hidup dan untuk memudahkan masyarakat melaporkan barang bawaannya kepada petugas Bea Cukai.

Untuk itu pada tanggal 27 Desember 2017, telah terbit Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut. Ketentuan ini menggantikan aturan sebelumnya, dan mulai berlaku resmi per tanggal 01 Januari 2018.

Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi menjelaskan bahwa salah satu poin dalam ketentuan baru ini adalah menaikkan batas pengenaan bea masuk untuk barang bawaan penumpang khusus penggunaan pribadi; dari 250 dollar AS atau setara Rp 3,3 juta menjadi 500 dollar AS atau setara Rp 6,77 juta. Dengan kata lain, barang yang harganya di bawah 500 dollar AS tidak akan dipungut bea masuk.

Berdasarkan peraturan yang baru ini, masyarakat perlu mengetahui poin-poin penting sebagai berikut:

  1. Pemberian fasilitas kepada barang-barang impor yang dibawa penumpang, termasuk kategori barang pribadi penumpang. Barang-barang keperluan pribadi penumpang sampai dengan senilai FOB US$ 500 per orang dibebaskan dari kewajiban membayar bea masuk dan pajak impor lainnya. Kelebihan atas nilai tersebut dikenakan bea masuk dan pajak impor.
    Sebagai informasi, batas pembebasan dalam aturan sebelumnya hanya US$250.
  2. Penyederhanaan pengenaan tarif bea masuk (BM) yang sebelumnya dihitung item per item barang, sekarang menjadi hanya tarif tunggal yaitu 10% dari harga perolehannya, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10%, PPh 7,5% (jika memiliki NPWP) atau 15% (jika tidak memiliki NPWP).
    Tarif tunggal ini ini sesuai dengan praktik internasional penggunaan tarif tunggal yang juga diberlakukan di negara lain seperti Singapura (7%), Jepang (15%), dan Malaysia (30%).
  3. Memberikan kemudahan prosedur bagi para penumpang yang akan membawa barang-barang ke luar negeri untuk dibawa kembali ke Indonesia, sehingga pada saat tiba kembali di bandara Indonesia mendapatkan kepastian dan kelancaran penyelesaiannya. Mengakomodasi pembawaan barang ke luar negeri yang karena sifat atau nilainya memerlukan penanganan khusus, misalnya ekspor perhiasan dari emas. Dengan demikian, ekspor tersebut secara administrasi tercatat resmi dan bisa dipakai sebagai bukti untuk mendapatkan pembebasan bea masuk saat barang dibawa kembali ke Indonesia.
    Pastikan Anda melaporkan barang-barang tersebut ke Bea Cukai sebelum berangkat ke luar negeri.
  4. Barang-barang yang dibeli atau diperoleh dari luar negeri, yang akan digunakan selama berada di Indonesia dan akan dibawa kembali pada saat penumpang ke luar negeri dianggap impor sementara dan dibebaskan dari kewajiban pembayaran bea masuk. Untuk mendapatkan fasilitas ini, pastikan Anda langsung melaporkan barang-barang ini saat tiba di Indonesia.

Untuk diingat bahwa ketentuan nomor 1 dan 2 di atas adalah untuk barang-barang keperluan pribadi penumpang, dan bukan barang dagangan. 

Contoh lain terkait poin ketiga misalnya: Seseorang yang akan berekreasi ke Singapore dengan membawa sepeda lipatnya, sebaiknya melepaorkannya kepada petugas Bea Cukai di bandara keberangkatan. Saat kembali ke Indonesia, ia cukup menunjukkan bukti pemberitahuan tersebut. Melalui prosedur ini maka akan memudahkan petugas Bea Cukai untuk mempercepat proses pemeriksaan dan pemilik barang tidak dikenakan pungutan apapun.

Selain itu, usahakan membawa barang secukupnya saja dan pastikan selalu mengisi formulir pemberitahuan pabean (Customs Declaration) saat tiba dari luar negeri.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait prosedur pembawaan barang pribadi atau ekspor impor, silahkan hubungi kontak center Bravo Bea Cukai di 1500225 atau kunjungi website Bea Cukai.

 

Iklan

Anda punya masukan, informasi atau komentar? Sampaikan di sini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: